News / Nasional
Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:58 WIB
Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi disebut sudah bagian dari PSI. (Suara.com/Ari Welianto)
Baca 10 detik
  • Ketua DPP PSI Bestari Barus menyatakan Presiden ketujuh RI Joko Widodo merupakan bagian penting dan patron istimewa bagi PSI.
  • PSI sedang mempersiapkan jabatan khusus bagi Joko Widodo yang nantinya akan diumumkan langsung oleh Ketua Umum Kaesang Pangarep.
  • Partai PSI berencana melakukan agenda kunjungan ke daerah bersama Joko Widodo setelah struktur pengurus wilayah menyelesaikan tugas khusus mereka.

Suara.com - Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, menegaskan bahwa sosok Joko Widodo adalah bagian dari PSI. Kekinian, PSI tengah menyiapkan jabatan untuk Presiden ke-7 RI tersebut.

Hal itu disampaikan Bestari menanggapi pernyataan pengamat yang menilai agenda keliling Jokowi usai pulih adalah untuk meloloskan PSI ke Senayan pada Pemilu 2029.

"Pak Jokowi itu sudah PSI lho. Tinggal jabatannya nanti Ketua Umum yang akan menyampaikan," kata Bestari dihubungi Suara.com, Jumat (15/5/2026).

Terkait jabatan apa yang akan disiapkan untuk Jokowi? Bestari masih merahasiakan. Ia hanya menegaskan bahwa PSI menjadi Jokowi sebagai patron.

"Patron istimewa dong. Istimewa," kata Bestari.

Menyoal jabatan untuk Jokowi, nantinya akan diumumkan langsung oleh Kaesang Pangarep selaku Ketua Umum PSI.

"Akan tiba saatnya dan tidak akan diwakilkan kepada orang lain untuk menjelaskan. Begitu ya. Ketua umum nanti itu, ketua umum," kata Bestari.

Bestari menegaskan bahwa safari Jokowi ke penjuru nusantara telah disampaikan sejak awal, bahkan saat Kongres PSI di Solo dan Rakernas PSI.

Ia memastikan bahwa agenda keliling itu akan dilakukan Jokowi bersama PSI.

Baca Juga: Jokowi Disebut Sudah Pulih 99 Persen, Siap Keliling Indonesia Juni 2026 Sapa Rakyat

"Memang itu agenda Pak Jokowi bersama PSI akan turun ke masyarakat pada saatnya," kata Bestari.

Meski demikian, Bestari belum mengumumkan kapan waktunya. Ia juga mebantah informasi menyebut agenda keliling tersebut akan dimulai pada Juni tahun ini.

"Jadi bukan ditentukan Juni, inilah, nggak. Nanti kami yang mempersiapkan. Kan begitu. Nah itu saja supaya tidak
terjadi kebingungan masyarakat gitu," kata Bestari.

Ia menyampaikan saat ini pengurus PSI di wilayah masih menyelesaikan tugas khusus. Pada saatnya akan menyiapkan kunjungan Jokowi ke daerah.

"Hari ini struktur kami sedang mengerjakan tugas khusus, belum berkonsentrasi kepada akan kedatangan Pak Jokowi. Nanti kan
jadi kacau di lapangan atas informasi yang nggak akurat ini, kan begitu," kata Bestari.

Kritik Projo

Load More