News / Internasional
Minggu, 17 Mei 2026 | 09:30 WIB
Sedikitnya delapan orang tewas dan 35 lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah kereta barang menabrak bus umum di pusat Bangkok, Thailand, Sabtu (16/5/2026) sore waktu setempat. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Kereta barang menabrak bus umum di kawasan Asok-Din Daeng, Bangkok, pada Sabtu sore, 16 Mei 2026.
  • Insiden kecelakaan tersebut menyebabkan delapan orang meninggal dunia dan mengakibatkan sedikitnya 35 penumpang mengalami luka-luka.
  • Pemerintah Thailand memerintahkan investigasi menyeluruh terkait penyebab tabrakan serta evaluasi sistem perkeretaapian yang dinilai sudah tua.

Suara.com - Sedikitnya delapan orang tewas dan 35 lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah kereta barang menabrak bus umum di pusat Bangkok, Thailand, Sabtu (16/5/2026) sore waktu setempat.

Kecelakaan maut itu terjadi di dekat stasiun jalur kereta bandara di kawasan Asok-Din Daeng, salah satu wilayah tersibuk di ibu kota Thailand.

Benturan keras membuat bus dan sejumlah kendaraan lain terseret sebelum akhirnya terbakar hebat.

Pusat layanan darurat Erawan Medical Center mengonfirmasi jumlah korban tewas mencapai delapan orang.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Bangkok, Urumporn Koondejsumrit, mengatakan sedikitnya 35 orang lainnya mengalami cedera.

Sedikitnya delapan orang tewas dan 35 lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah kereta barang menabrak bus umum di pusat Bangkok, Thailand, Sabtu (16/5/2026) sore waktu setempat. [Istimewa]

Wakil Menteri Perhubungan Thailand, Siripong Angkasakulkiat, menyebut seluruh korban meninggal ditemukan di dalam bus.

Hingga kini, otoritas masih menyelidiki jumlah pasti penumpang yang berada di kendaraan tersebut saat kecelakaan terjadi.

Menurut laporan awal, insiden bermula sekitar pukul 15.40 waktu setempat ketika bus diduga terjebak di perlintasan rel sesaat setelah palang pengaman turun.

Kereta barang yang melaju dari Provinsi Chachoengsao menuju Distrik Bang Sue kemudian menghantam bus tersebut.

Baca Juga: DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

Benturan itu membuat kereta terus menyeret bus bersama beberapa kendaraan di sekitarnya sebelum api membesar dan melalap lokasi kejadian.

Petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat langsung diterjunkan untuk mengevakuasi korban serta memadamkan api.

“Kami masih harus menyelidiki apakah bus berhenti di atas rel atau ada masalah pada sistem palang perlintasan,” ujar Siripong kepada wartawan di lokasi kejadian seperti dikutip dari Al Jazeera.

Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, telah memerintahkan investigasi menyeluruh atas kecelakaan tersebut.

Pemerintah juga menyoroti kembali isu keselamatan sistem perkeretaapian Thailand yang dinilai sudah tua dan membutuhkan modernisasi.

Insiden ini menambah daftar kecelakaan kereta fatal di Thailand.

Load More