- Menkomdigi Meutya Hafid memperingatkan perusahaan dompet digital dan operator seluler terkait penyalahgunaan platform untuk transaksi judi online.
- Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Jakarta pada Senin, 18 Mei 2026.
- Pemerintah menuntut pengawasan ketat sistem pembayaran guna memberantas kejahatan digital, tidak sekadar memblokir akses situs konten ilegal.
Suara.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid memberikan peringatan terbuka kepada sejumlah perusahaan penyedia layanan dompet digital (e-wallet) dan operator seluler.
Ia menegaskan bahwa platform-platform tersebut kini menjadi perhatian serius pemerintah karena kerap dijadikan "sasaran antara" atau alat transaksi kejahatan digital, khususnya judi online.
Hal tersebut disampaikan Meutya dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).
"Bapak Ibu, kami merasa perlu menyampaikan agar ini juga menjadi warning (peringatan) bagi teman-teman e-wallet. Kalau namanya mungkin disebut di DPR, berarti mereka punya PR (pekerjaan rumah)," tegas Meutya.
Dalam paparannya, Meutya secara gamblang menyebutkan deretan penyedia jasa pembayaran dan operator yang platformnya sering disalahgunakan untuk aktivitas ilegal.
"Teman-teman di Dana punya PR, lalu Doku, GoPay, Indosat, Isaku, LinkAja, OVO, QRIS, Sakuku, ShopeePay, Telkomsel, TMB, XL Axiata dan lain-lain. Platform mereka dijadikan semacam e-wallet atau sasaran antara untuk melakukan kejahatan-kejahatan online," ungkapnya.
Menurutnya, upaya pemberantasan judi online dan kejahatan siber tidak bisa lagi hanya mengandalkan pemutusan akses situs atau pemblokiran konten semata.
Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap ekosistem keuangan digital yang menjadi jantung dari aktivitas kejahatan tersebut.
"Karena kami selalu meyakini bahwa untuk melawan judi online ini tidak cukup pemutusan akses, tapi juga melibatkan berbagai sistem surveillance atau pengawasan, baik itu di transfer keuangannya, sistem pembayaran, dan sebagainya," tambahnya.
Baca Juga: Meutya Hafid Ungkap Modus Baru Penipuan, Pelaku Ngaku Anggota DPR lalu Minta Sumbangan
Berita Terkait
-
Meutya Hafid Ungkap Modus Baru Penipuan, Pelaku Ngaku Anggota DPR lalu Minta Sumbangan
-
Meutya Hafid Beberkan Hasil Pemberantasan Judol: 3,4 Juta Situs Ditutup, Ribuan Rekening Diblokir
-
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, DPR: Indonesia Darurat Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Minta Seluruh Aparat Harus Memperbaiki Diri, Prabowo: Jangan Jadi 'Backing' Narkoba dan Judi!
-
Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9