News / Nasional
Selasa, 19 Mei 2026 | 12:10 WIB
Surabaya Vaganza 2026 digelar pada Sabtu (16/5/2026) malam, dengan tema Festival of Lights: Garden of Hope. (Dok: Pemkot Surabaya)

Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat kenaikan kunjungan wisata sebesar 12,5 persen selama pelaksanaan Surabaya Vaganza 2026 yang digelar pada Sabtu (16/5/2026) malam. Selain meningkatkan jumlah wisatawan, event tahunan dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 itu juga mendongkrak kenaikan okupansi hotel hingga sekitar 4 persen.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa peningkatan kunjungan wisata tersebut menjadi indikator bahwa sektor pariwisata Kota Pahlawan terus bergerak dan memberikan dampak langsung terhadap perekonomian daerah.

"Ini menunjukkan kunjungan wisata meningkat sekitar 12,5%, sementara tingkat okupansi hotel naik sekitar 4%," kata Wali Kota Eri Cahyadi pada Sabtu (16/5/2026) malam.

Wali Kota Eri Cahyadi hadir dalam Surabaya Vaganza 2026 pada Sabtu (16/5/2026) malam, menyatakan bahwa peningkatan kunjungan wisata di Kota Pahlawan menjadi indikator sektor pariwisata Kota Pahlawan terus bergerak dan memberikan dampak langsung terhadap perekonomian daerah. (Dok: Pemkot Surabaya)

Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat terhadap Surabaya Vaganza membuktikan bahwa event budaya dan pariwisata ini mampu menjadi penggerak ekonomi kota. Kehadiran wisatawan ini tentu juga berdampak terhadap meningkatnya aktivitas usaha masyarakat selama pelaksanaan acara berlangsung.

"Kalau pariwisata itu berjalan, maka perputaran ekonomi juga berjalan, hotelnya banyak tamu, UMKM bergerak," ujarnya.

Surabaya Vaganza 2026 sendiri menjadi salah satu dari 125 program unggulan Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI. Tahun ini, parade dikemas lebih spektakuler melalui konsep festival cahaya yang memadukan mobil hias bunga, pencahayaan artistik, kostum bercahaya hingga pertunjukan light show.

Sejak sore hari, ribuan warga dan wisatawan pun terlihat memadati kawasan pusat Kota Surabaya untuk menyaksikan parade tersebut. Mereka tampak memenuhi trotoar dan titik-titik strategis rute parade mulai dari kawasan Tugu Pahlawan hingga Monumen Bambu Runcing.

Sebanyak 35 peserta ikut ambil bagian dalam parade bunga malam hari tersebut. Puluhan peserta kendaraan hias itu berasal dari berbagai komunitas, stakeholder, instansi pendidikan hingga sejumlah Perangkat Daerah (PD) di lingkup Pemkot Surabaya. Iring-iringan kendaraan hias melintas mulai dari Jalan Pahlawan, Jalan Tembaan, Jalan Tunjungan, Jalan Gubernur Suryo hingga finish di Jalan Panglima Sudirman atau Monumen Bambu Runcing.

Wali Kota Eri menjelaskan, pelaksanaan Surabaya Vaganza pada malam hari menjadi pembeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tema Festival of Lights: Garden of Hope, sengaja dihadirkan untuk memperkuat daya tarik wisata sekaligus menunjukkan suasana Surabaya yang penuh kebersamaan.

Baca Juga: Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

"Ini menunjukkan indahnya suasana Kota Surabaya, indahnya rasa kekeluargaan di Kota Surabaya yang ditunjukkan oleh warga Kota Surabaya," katanya.

Bahkan, ia mengungkap tema tahun ini juga diwujudkan melalui dominasi pencahayaan artistik di sejumlah titik-titik strategis rute parade. Hal ini tentu memberikan pengalaman visual baru bagi masyarakat dan wisatawan.

"Makanya malam ini festival pakai lampu. Ini menunjukkan bedanya dengan yang dulu-dulu," imbuhnya.

Ia menilai masuknya Surabaya Vaganza dalam Karisma Event Nusantara 2026, juga menjadi bukti bahwa sektor pariwisata Kota Pahlawan terus berkembang dan mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah.

"Surabaya Vaganza dan Rujak Uleg masuk ke dalam Karisma Event Nusantara 2026. Matur nuwun (terima kasih) warga Surabaya yang luar biasa. Ini menunjukkan bahwa pariwisata di Surabaya itu berjalan," tuturnya.

Menurut dia, antusiasme pengunjung tahun ini berada di luar ekspektasi Pemkot Surabaya. Ia mengaku melihat langsung banyak wisatawan datang dari berbagai daerah seperti Jember, Probolinggo, Semarang hingga luar Pulau Jawa untuk menyaksikan parade tersebut.

Load More