- Prabowo mengkritik anomali pertumbuhan ekonomi 5 persen yang justru diikuti peningkatan angka kemiskinan.
- Presiden mengultimatum Menteri Keuangan untuk mencopot pimpinan Bea Cukai jika kinerja tidak membaik.
- Pemerintah mewajibkan seluruh penjualan ekspor sumber daya alam dilakukan melalui BUMN pengekspor tunggal.
Melalui PP terbaru, pemerintah mewajibkan penjualan ekspor SDA (sawit, batu bara, paduan besi) sepenuhnya dilakukan oleh BUMN.
“Kita wajibkan harus dilakukan penjualannya melalui BUMN yang ditunjuk oleh pemerintah RI sebagai pengekspor tunggal. Dalam artian hasil dari setiap penjualan ekspor akan diteruskan oleh BUMN yang ditunjuk oleh pemerintah kepada pelaku usaha pengelola kegiatan tersebut,” jelas Prabowo.
5. Larangan Diskriminasi Politik dalam Tender Pemerintah
Presiden menginstruksikan para menteri bersikap adil dan profesional, termasuk kepada pihak berafiliasi PDIP yang saat ini berada di luar koalisi.
"Menteri-menteri minta petunjuk, 'Pak ini bagaimana Pak, ada proyek, ada tender, tapi ini di belakangnya PDIP'. Tapi apa jawaban saya? Tidak ada masalah, kalau dia menang, dia menang saja, jangan kita lihat latar belakangnya," kata Prabowo.
II. Target Makroekonomi & Prioritas Kesejahteraan RAPBN 2027
Untuk menopang perbaikan struktural di atas, pemerintah mematok sejumlah target fiskal dan ekonomi makro pada RAPBN 2027 demi menjaga stabilitas dan daya beli.
Target Makroekonomi RAPBN 2027:
- Pertumbuhan Ekonomi: Ditargetkan mencapai 5,8% – 6,5% sebagai langkah awal menuju 8% pada 2029.
- Defisit APBN: Ditekan ke kisaran 1,80% – 2,40% dari PDB untuk menjaga ruang fiskal tetap stabil.
- Pendapatan Negara: Ditingkatkan menjadi 11,82% – 12,40% dari PDB.
- Inflasi: Dijaga pada level 1,5% – 3,5% untuk melindungi daya beli masyarakat.
- Nilai Tukar Rupiah: Diproyeksikan berada di rentang Rp16.800 – Rp17.500 per Dolar AS.
- Angka Kemiskinan: Ditargetkan turun menjadi 6,0% – 6,5%.
- Pengangguran Terbuka: Ditargetkan turun ke kisaran 4,30% – 4,87%.
- Penciptaan Kerja Formal: Proporsinya ditargetkan meningkat signifikan menjadi 40,81%.
Kutipan Kunci Makroekonomi:
"Dengan strategi ekonomi yang tepat, kebijakan fiskal yang prudent dan berkelanjutan, saya yakin ekonomi Indonesia dapat tumbuh pada kisaran 5,8 hingga 6,5 persen di tahun 2027 menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen pada tahun 2029," tutur Prabowo lagi.
Baca Juga: PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah
"Dari sisi pembiayaan, defisit kita di tahun 2027, defisit APBN akan kami jaga di kisaran 1,80 hingga maksimal 2,40 (persen dari) PDB dan kita akan berjuang terus untuk menekan dan memperkecil defisit ini. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada pada rentang Rp16.800 hingga Rp17.500," lanjutnya.
Program Kesejahteraan Prioritas: Pemerintah juga berfokus pada tulang punggung ekonomi rakyat melalui rencana pembangunan 5.000 desa nelayan (dilengkapi cold storage, pabrik es, dan SPBU nelayan), serta jaminan sosial bagi lansia.
"Para nelayan kita harus kita berdayakan karena mereka di ujungnya akan menguasai lautan kita," kata Prabowo.
"Dan kita ingin para orang tua serta mereka yang sudah lanjut usia dan hidup sendiri dapat hidup dengan tenang di usia senja karena ditopang jaringan jaminan sosial yang memadai," tambahnya.
III. Refleksi Sejarah & Kritik Elite
Sebagai penutup pidatonya, Prabowo menyisipkan pesan nasionalisme dan teguran terhadap mentalitas para elite bangsa.
1. Sentilan untuk Elite yang Cemas
Prabowo mengkritik elite nasional yang mudah panik terhadap dinamika ekonomi global.
"Bahwa kemungkinan besar kita akan menjadi bangsa yang lemah, bangsa yang selalu takut kurs dolar, takut BBM tidak cukup, takut ini takut itu, bangsa yang takut, bangsa yang elite-nya takut," ujar Prabowo.
2. Mengingat Sejarah Kelam Kolonialisme
Presiden mengingatkan agar Indonesia tidak mengagumi model ekonomi negara lain yang dibangun di atas penderitaan bangsa lain, mengingat masa lalu kelam bangsa.
"Mereka merasakan bahwa bangsa Indonesia ditempatkan derajatnya di bawah anjing," ungkap Prabowo.
3. Fungsi Fundamental APBN
Presiden menegaskan kembali posisi krusial APBN bagi negara.
"Saya memandang bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara bukan sekedar dokumen keuangan negara. APBN adalah wujud dari alat perjuangan kita sebagai bangsa, APBN adalah alat untuk melindungi rakyat, alat untuk memperkokoh dasar-dasar dan sendi-sendi ekonomi bangsa," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Viral Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa, Bang Jago Ditangkap Polisi
-
Di Balik Pemakaman Ali Khamenei: Simbol Agama dan Pesan Politik yang Menggema ke Dunia
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Tembakau Sintetis, Transaksi Dilakukan Lewat Media Sosial
-
Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam
-
Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup
-
Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng
-
Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang
-
LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!
-
Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya