-
Sembilan relawan kemanusiaan asal Indonesia berhasil dibebaskan dari penahanan Israel dan telah tiba di Istanbul, Turkiye.
-
Selama masa penahanan, para WNI mengalami kekerasan fisik berat berupa pemukulan, penendangan, hingga penyiksaan setrum.
-
Insiden pencegatan kapal bantuan Gaza ini memicu krisis diplomatik global dan kecaman keras dari berbagai negara.
Situasi kian memanas akibat tindakan provokatif Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, yang mengunggah video ejekan terhadap para aktivis di media sosial X.
Dalam video tersebut, Ben-Gvir memperlihatkan para relawan yang dipaksa berlutut dalam kondisi tangan terikat di lantai.
Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa, mengecam keras perilaku tersebut dan menyatakannya sebagai tindakan yang sama sekali tidak dapat diterima.
Akibat sentimen negatif yang meluas, negara sekutu seperti Kanada, Prancis, Spanyol, Portugal, dan Belanda langsung memanggil Duta Besar Israel.
Bahkan, Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani, mendesak Uni Eropa untuk segera membahas sanksi berat terhadap Ben-Gvir.
Tekanan internasional ini memaksa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memberikan teguran terbuka kepada menterinya demi meredam krisis diplomasi.
Di sisi lain, satu warga negara Israel bernama Zohar Regev yang ikut dalam rombongan kemanusiaan tetap ditahan untuk diadili di Ashkelon.
Peristiwa ini menjadi bagian dari gelombang deportasi massal yang dilakukan Israel terhadap ratusan aktivis kemanusiaan internasional dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF).
Baca Juga: Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Wangi Parfum Beradu Aroma Kandang: Kisah Nayla, Eks SPG Mobil Mewah yang Kini Jadi 'Pramugari' Sapi
-
Api Lahap Auditorium Lantai 4 Binus University di Jakarta Barat
-
BPJS Ketenagakerjaan dan Telkomsel Perkuat Coverage Pekerja Informal melalui Jamsostek Poin"
-
Daftar Karya Ahmad Bahar: Pernah Tulis Buku Jokowi, Gibran Hingga Anies Baswedan
-
28 Tahun Reformasi: Demokrasi Surut, Ekonomi Dihantui Krisis Kepercayaan
-
Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!
-
Presiden Korea Selatan Mau Tangkap Benjamin Netanyahu: Dia Penjahat Perang!
-
Alarm Bahaya Militerisme: Ruang Demokrasi Menyempit, Ekonomi Kian Terancam
-
Modus Tambang Luar IUP Terbongkar, Kejagung Jebloskan Bos Bauksit Sudianto Aseng ke Penjara
-
Konjen RI di Istambul Ungkap 9 WNI Ditendang, Dipukul dan Disetrum Selama Diculik Israel