Kondisi ini diperkuat oleh sistem pewarisan matrilineal yang memberikan akses kepemilikan tanah lebih besar kepada perempuan. Ketika perempuan menjadi pencari nafkah utama, posisi mereka dalam pengambilan keputusan rumah tangga juga cenderung menguat.
Data penelitian menunjukkan bahwa kendali perempuan terhadap pendapatan dan investasi meningkat ketika mereka memperoleh penghasilan sendiri dari hasil migrasi. Perubahan ini tidak hanya memengaruhi perempuan yang bekerja di kota, tetapi juga mengubah cara keluarga mengatur pembagian peran dan keputusan di rumah.
Secara keseluruhan, penelitian tersebut menunjukkan bahwa krisis iklim telah memicu negosiasi ulang hubungan gender di dalam rumah tangga. Di Nepal mulai muncul pola pengambilan keputusan yang lebih setara antara suami dan istri, sementara di India dan Bangladesh perempuan semakin terlibat dalam urusan keuangan keluarga meski belum sepenuhnya memiliki kontrol atas aset dan kepemimpinan.
Temuan ini menunjukkan bahwa dampak krisis iklim tidak berhenti pada kerusakan lingkungan atau perpindahan penduduk. Di banyak keluarga, perubahan iklim juga turut membentuk ulang siapa yang bekerja, siapa yang mengelola sumber daya, dan siapa yang memiliki suara dalam menentukan masa depan rumah tangga.
Penulis: Vicka Rumanti
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM