-
Penembakan fatal terjadi di luar Gedung Putih, menewaskan pelaku dan melukai seorang warga sipil.
-
Jurnalis ABC News, Selina Wang, terpaksa dievakuasi ke ruang pers saat situasi mencekam.
-
Secret Service memastikan Presiden AS selamat dan operasi internal istana tidak terganggu.
Suara.com - Keamanan Gedung Putih kembali terguncang setelah aksi penembakan fatal memaksa kawasan ring satu Amerika Serikat tersebut dikunci total. Insiden berdarah di luar istana presiden ini menewaskan pelaku dan melukai seorang warga sipil.
Saat ketegangan memuncak, Presiden AS dilaporkan sedang berada di dalam gedung tempat kejadian berlangsung. Beruntung, sistem proteksi kepresidenan segera siaga sehingga seluruh operasi internal tidak mengalami gangguan.
Peristiwa mencekam ini juga terekam jelas oleh jurnalis media internasional yang tengah bertugas di area halaman utara. Mereka terpaksa menghentikan laporan langsung demi menyelamatkan diri dari kepungan peluru.
Selina Wang, koresponden dari ABC News, menjadi salah satu saksi mata yang merasakan langsung kepanikan di lokasi. Melalui unggahan di media sosialnya, ia membagikan detik-detik menegangkan saat diperintahkan berlari mencari perlindungan.
Ia diinstruksikan untuk segera masuk ke ruang pengarahan pers guna menghindari potensi ancaman susulan. Suasana langsung berubah menjadi mencekam ketika sirine tanda bahaya mulai meraung di seluruh kompleks.
"Sesaat setelah jam 6 sore hari Sabtu, seorang individu di area Jalan 17 dan Pennsylvania Avenue mengeluarkan senjata dari tasnya dan mulai menembak," bunyi pernyataan resmi Secret Service.
"Polisi Secret Service membalas tembakan yang mengenai tersangka yang kemudian dibawa ke rumah sakit setempat di mana ia dinyatakan meninggal dunia," lanjut lembaga pengaman tersebut.
"Selama penembakan tersebut, satu orang di sekitar lokasi juga terkena tembakan," tambah pihak keamanan dalam rilis tertulisnya.
"Tidak ada cedera yang dialami oleh petugas. Presiden berada di Gedung Putih selama insiden tersebut, namun tidak ada pihak yang dilindungi atau operasi yang terdampak," jelas Secret Service.
Baca Juga: Kapal Induk USS Nimitz Masuk Laut Karibia, AS Disebut Siapkan Langkah Tekan Kuba
"Insiden ini masih dalam penyelidikan dan informasi tambahan akan dirilis saat sudah tersedia," tutup pernyataan tersebut.
Kawasan sekitar Gedung Putih memang dikenal memiliki barikade berlapis dengan pengawasan ketat selama 24 jam. Meski demikian, celah keamanan di perimeter luar tetap menjadi tantangan besar bagi aparat penegak hukum Amerika Serikat.
Investigasi mendalam kini tengah berjalan untuk mengungkap motif utama di balik aksi nekat pelaku bersenjata tersebut. Otoritas setempat juga memperketat penjagaan di seluruh akses masuk menuju pusat pemerintahan demi mencegah insiden serupa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!
-
Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total
-
Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?