News / Metropolitan
Rabu, 27 Mei 2026 | 08:35 WIB
Ilustrasi warga mengikuti salat Iduladha di masjid. (Ist)
Baca 10 detik
  • Sebanyak 4.300 jemaah melaksanakan Salat Idul Adha 1447 H di Masjid Al Ikhlas, Jakarta Utara, Rabu (27/5/2026).
  • Kegiatan tersebut merupakan perayaan Salat Idul Adha pertama yang diselenggarakan sejak Masjid Al Ikhlas resmi dibuka.
  • Tingginya antusiasme masyarakat menyebabkan kapasitas utama masjid tidak cukup sehingga panitia menyiapkan area tambahan bagi jemaah.

Suara.com - Masjid Al Ikhlas di kawasan Riverwalk Island, Jakarta Utara, dipadati 4.300 jemaah saat pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid atau DKM Masjid Al Ikhlas, Eka Agus HR mengatakan pelaksanaan Salat Idul Adha tahun ini menjadi momen penting bagi pihak masjid.

Sebab, ini merupakan Salat Idul Adha pertama sejak Masjid Al Ikhlas diresmikan.

Alhamdulillah hari ini adalah pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Al Ikhlas... Saya sangat bangga dengan kehadiran para jemaah,” ujar Eka.

Menurut Eka, jumlah jemaah yang hadir mencapai 4.300 orang. Angka itu lebih besar dibandingkan jumlah kehadiran jemaah saat Salat Idul Fitri pada Maret 2026.

“Hari ini kehadiran jemaah cukup banyak, yaitu sebanyak 4.300 jemaah, di mana sudah mendatangi Masjid Al Ikhlas sejak Salat Subuh,” katanya.

Salat Idul Adha dimulai sekitar pukul 06.30 WIB. Ustaz Muh. Khairil Ikhsan menjadi imam, sedangkan Ustaz Abdul Jamil Wahab menyampaikan khutbah.

Jemaah mulai memenuhi area masjid sejak pagi. Ruang utama masjid yang berkapasitas sekitar 600 orang tidak mampu menampung seluruh jemaah.

Akibatnya, sebagian jemaah melaksanakan salat di area pelataran luar masjid. Panitia menyediakan area tambahan dan memasang dua layar LED besar agar jemaah tetap bisa mengikuti khutbah.

Baca Juga: Bukan Uang Pribadi, MUI Sarankan Dana Kurban 1.098 Sapi Prabowo Diaudit

“Masjid ini kapasitasnya di dalam adalah 600 jemaah, namun tidak memungkinkan sehingga meluap ke luar. Alhamdulillah kami sudah menyediakan sarana tempat untuk salat sebagai tambahan,” ucap Eka.

Eka mengatakan antusiasme jemaah menjadi bukti kuatnya semangat masyarakat dalam memakmurkan masjid.

“Ini adalah satu semangat kebersamaan, semangat beribadah dengan ketulusan dan keikhlasan para jemaah. Semoga semakin istiqamah dan bisa memakmurkan Masjid Al Ikhlas ini lebih baik lagi,” tuturnya.

Load More