News / Nasional
Minggu, 31 Mei 2026 | 11:37 WIB
Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Orly, Paris, Republik Prancis. (Laily Rachev - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
Baca 10 detik
  • Dino Patti Djalal menyarankan Presiden Prabowo mengurangi lawatan luar negeri untuk menghemat anggaran negara yang mencapai puluhan miliar rupiah.
  • Presiden disarankan mengadopsi gaya pemimpin Tiongkok dan Meksiko dengan lebih banyak menerima tamu negara di tanah air.
  • Dino menganjurkan penggunaan teknologi komunikasi seperti panggilan video sebagai alternatif efisien menggantikan kunjungan kerja yang bersifat seremonial.

Suara.com - Founder and Chairman of Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal menyarankan Presiden Prabowo Subianto meniru gaya Presiden Tiongkok hingga Presiden Meksiko dalam berkomunikasi dengan pemimpin negara lain.

Gaya Presiden Xi Jinping dan Presiden Claudia Sheinbaum patut ditiru lantaran bisa menghemar anggaran perjalanan dinas luar negeri.

Saran tersebut disampaikan Dino dalam video di akun Instagram pribadi miliknya. Dino mengritik lawatan Prabowo yang dinilai terlalu sering dan bisa menghabiskan biaya puluhan hingga ratusan miliar.

Dino menganjurkan untuk satu tahun ke depan Prabowo lebih banyak menerima tamu negara di tanah air ketimbang melakukan perjalanan ke luar negeri.

"Inilah yang dilakukan Presiden Tiongkok Xi Jinping yang jauh lebih banyak menerima tamu negara di Beijing ketimbang bepergian ke luar negeri," kata Dino, dikutip Minggu (31/5/2026).

Mantan wakil menteri luar negeri ini juga memberikan saran kepada Prabowo untuk lebih mengandalkan video call atau Zoom call atau telepon, ketimbang harus melakukan lawatan.

Berdasarkan pengalamannya sebagai diplomat, Dino mengatakan bahwa suatu kunjungan bilateral biasanya hanya berpusat pada satu pembicaraan yang berlangsung selama satu jam atau paling lama dua jam. Selebihnya basa-basi, jamuan, dan seremonial yang biasanya tidak perlu.

"Jadi dengan satu video call yang bernilai Rp 0, negara praktis dapat menghemat ratusan miliar dari perjalanan ke luar negeri dan hasilnya dari segi substansi juga kurang lebih sama," kata Dino.

Dino berpandangan aksi penghematan melalui Zoom call dapat menjawab persepsi sebagian masyarakat yang menganggap perjalanan Prabowo ke luar negeri cenderung boros dan bersifat jalan-jalan.

Baca Juga: Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan

Dino memberikan contoh langkah telepon ketimbang melakukan kunjungan yang dilakukan Presiden Meksiko Sheinbaum dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Sheinbaum sudah 17 kali menelepon Trump dan belum sekalipun melakukan pertemuan bilateral dengan Trump. Padahal AS adalah mitra perdagangan terbesar bagi Meksiko.

"Dan dalam suatu kunjungan kerja ke Spanyol, Presiden Sheinbaum bahkan terbang menggunakan pesawat komersial kelas ekonomi untuk memberikan teladan kepada rakyatnya bahwa penghematan yang diserukannya pada seluruh pemerintahannya juga berlaku bagi Presiden di tingkat tertinggi," kata Dino.

Sebelumnya Dino menghimbau Prabowo untuk secara signifikan mengurangi perjalanan ke luar negeri dan tidak menganggap remeh jeritan publik mengenai hal tersebut.

Imbauan itu disampaikan Dino melalui video yang ia unggah di akun Instagram pribadi. Sebagai sahabat lama Prabowo, serta mewakili komunitas hubungan internasional dan banyak rakyat Indonesia, Dino merasa perlu menyampaikan pernyataan tersebut.

"Bapak Presiden telah menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada saya, yang berarti Bapak mempercayai kredibilitas dan pandangan saya mengenai politik luar negeri. Karena itu saya juga merasa memiliki tanggung jawab moril untuk menyampaikan pesan apa adanya," kata Dino.

Load More