- Presiden Prabowo melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional di tengah proses hukum yang melibatkan mantan pimpinan lembaga tersebut.
- Jupnas Gizi meminta seluruh pihak menghormati proses hukum berjalan dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah secara profesional.
- Organisasi ini mendukung kepemimpinan baru BGN agar tetap menjalankan Program Makan Bergizi Gratis tanpa terhambat dinamika organisasi internal.
Suara.com - Forum Jurnalis Ketahanan Pangan dan Gizi Indonesia (Jupnas Gizi) mencermati perkembangan yang terjadi di Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk pergantian pimpinan BGN oleh Presiden Prabowo Subianto serta pemberitaan mengenai penjemputan mantan pimpinan BGN oleh aparat penegak hukum.
Jupnas Gizi menyampaikan keprihatinan atas situasi yang berkembang dan berharap seluruh proses hukum yang sedang berlangsung dapat dilaksanakan secara profesional, transparan, objektif, serta menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
Organisasi ini menegaskan bahwa setiap proses penegakan hukum harus dihormati dan diberikan ruang untuk berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Sebagai organisasi yang fokus pada isu ketahanan pangan dan gizi nasional, Jupnas Gizi menilai stabilitas kelembagaan BGN sangat penting untuk menjaga keberlanjutan berbagai program strategis pemerintah, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu instrumen penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Jupnas Gizi juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan BGN sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan dalam membangun fondasi kelembagaan BGN serta mengawal implementasi berbagai program nasional di bidang gizi.
Organisasi ini berharap seluruh dinamika yang terjadi tidak menghambat keberlangsungan pelayanan dan manfaat program bagi masyarakat.
Ketua Umum Forum Jurnalis Ketahanan Pangan dan Gizi Indonesia (Jupnas Gizi), Rival Achmad Labbaika, mengatakan bahwa situasi yang terjadi harus menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor gizi nasional.
“Kami prihatin atas situasi yang sedang berkembang di Badan Gizi Nasional. Namun kami mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Yang terpenting, pelayanan kepada masyarakat serta pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis harus tetap berjalan optimal dan tidak boleh terganggu oleh dinamika yang terjadi di tingkat pimpinan,” ujar Rival Achmad Labbaika dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).
Lebih lanjut, Rival menilai pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari proses organisasi yang harus dimaknai sebagai upaya memperkuat efektivitas pelaksanaan program nasional.
Baca Juga: Kejagung Ungkap Detik-detik Penangkapan Dadan Hindayana dan Dua Eks Pimpinan BGN
“Atas nama keluarga besar Jupnas Gizi, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Ibu Nanik Sudaryati Deyang atas amanah yang diberikan Presiden Republik Indonesia untuk memimpin Badan Gizi Nasional. Kami juga mengucapkan selamat kepada jajaran Wakil Kepala BGN yang baru. Kami berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan akuntabilitas, memperluas manfaat program, serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di bidang pangan dan gizi,” katanya.
Menurut Rival, tantangan ketahanan pangan dan perbaikan gizi nasional membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, media massa, akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, serta masyarakat luas.
“Jupnas Gizi siap menjadi mitra strategis dan independen dalam mengawal penyebarluasan informasi yang akurat, edukatif, dan konstruktif terkait isu ketahanan pangan dan gizi. Kami percaya bahwa keberhasilan program-program gizi nasional hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang kuat, transparansi, dan komitmen bersama untuk kepentingan masyarakat Indonesia,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Jupnas Gizi menyatakan dukungan terhadap kepemimpinan baru Badan Gizi Nasional dalam melanjutkan dan memperkuat berbagai program prioritas pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis, percepatan penurunan stunting, penguatan ketahanan pangan keluarga, serta peningkatan kualitas gizi masyarakat secara berkelanjutan.
Jupnas Gizi berharap transisi kepemimpinan di Badan Gizi Nasional dapat berlangsung dengan baik dan menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi yang memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Berita Terkait
-
Kejagung Ungkap Detik-detik Penangkapan Dadan Hindayana dan Dua Eks Pimpinan BGN
-
Ambisi Prabowo Saat 30 Ribu Dapur MBG Berjalan: 3 Juta Lapangan Pekerjaan Tercipta
-
Korupsi MBG, Kejagung Telusuri Ribuan SPPG yang Diduga Terafiliasi Dadan Hindayana
-
Korupsi MBG, Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung
-
Dadan Hindayana Dicurigai Pergi Haji Pakai Duit Korupsi MBG: Bahkan Iblis pun Geleng-Geleng Kepala
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi