- Kelompok Suara Ibu Indonesia menggelar aksi damai di Yogyakarta pada Jumat, 5 Juni 2026, menyuarakan keresahan atas kondisi nasional.
- Peserta aksi mengkritik kebijakan ekonomi, isu korupsi program pemerintah, serta menyoroti diskriminasi terhadap perempuan dan para pengemudi ojek.
- Mereka mendesak perbaikan tata kelola pemerintahan, penghentian kebijakan yang tidak tepat sasaran, serta perlindungan hak asasi manusia bagi warga.
Pihaknya mendesak pemerintah memangkas bahkan menghentikan program MBG apabila tidak benar-benar tepat sasaran.
"Kita ingin menuntut perbaikan tata kelola pemerintahan. Kita tahu hari ini negara kita dikelola oleh siapa aja, kemudian kita tahu bagaimana keuangan negara hari ini, fiskal hari ini, itu siapa yang menentukan. Rakyat sama sekali tidak punya posisi tawar, apalagi kampus, semuanya harus nurut kepada negara," ujarnya.
Mereka juga meminta perlindungan terhadap hak sipil dan hak asasi manusia (HAM) diperkuat, termasuk membebaskan tahanan politik yang dianggap menjadi korban pembungkaman suara kritis.
"Melalui gerakan warga kolektif yang damai, tertib, dan substantif ini, kami berharap suara dari akar rumput dapat memperkuat posisi tawar warga demi melahirkan negara yang adil," tandasnya.
Berita Terkait
-
Pengamat Soal Alarm '98 Jilid 2': Keresahan Publik Sudah Sangat Besar
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
MAKI Ungkap Setidaknya Ada 1 Lagi Tersangka Korupsi MBG: Dia Pejabat BGN Punya 20 SPPG
-
Klaim Bukan Otak Korupsi MBG, Sony Sonjaya Siap Bongkar Nama-nama Besar
-
Jalani Pemeriksaan, Sony Sonjaya Buka-bukaan Soal Jual Beli Titik Dapur MBG
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Geledah 5 Jam, KPK Sita Moge Harley Davidson hingga Porsche di Rumah Silmy Karim
-
Mapala Kritik Kemenhut: Kami Bawa Data Kerusakan, Malah Disuruh Tanam Pohon
-
Siap-siap! Tarif Transjabodetabek Naik Hingga Rp15 Ribu, Bukan Lagi Rp3.500
-
Jadi Kasus Langka, Peneliti UGM Beberkan Hasil Penelitian Kebakaran Misterius Sleman
-
Singapura Beri Jalan, KPK Targetkan Ekstradisi Paulus Tannos Rampung Cepat
-
Bantah Sembunyi, Silmy Karim Ngaku Cuma Jalani Agenda Biasa Saat Jadi Buruan KPK
-
Harga MinyaKita Bakal Naik, DPR Warning Pemerintah: Jangan Biarkan Penimbun Ambil Untung
-
Bakal Jadi Presiden Rusia Sampai 2036, Vladimir Putin: Hanya Tuhan yang Tahu
-
Saling Sikut DPR vs Pemerintah Soal Komposisi Anggota Kompolnas di Draf RUU Polri
-
Polisi Masuk ke Sektor Gizi Nasional? Simak Poin-Poin Usulan Pemerintah dalam Revisi UU Polri