News / Internasional
Selasa, 09 Juni 2026 | 07:55 WIB
Gempa bumi berkekuatan 7,8 magnitudo mengguncang wilayah selatan Filipina pada Senin (8/6/2026) pagi waktu setempat. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,1 melumpuhkan total infrastruktur publik dan jaringan komunikasi di Mindanao.

  • Presiden Marcos Jr. menghentikan aktivitas sekolah dan menjamin bantuan penuh di tengah ketegangan politik.

  • Bandara General Santos ditutup sementara, mengakibatkan pembatalan massal terhadap 17 jadwal penerbangan domestik.

Lumpuhnya Transportasi Udara dan Pusat Pemerintahan
Para pasien dipindahkan ke area terbuka di luar bangunan utama demi mengantisipasi adanya gempa susulan.

Aparatur penanggulangan bencana daerah bergerak menyisir kawasan pantai guna mengantisipasi segala kemungkinan risiko lanjutan.

“Kami telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah di wilayah pesisir untuk melakukan evakuasi darurat,” kata Rene Punzalan, Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Provinsi Sarangani, kepada stasiun radio DZBB.

“Tidak ada listrik dan sinyal telepon hanya tersedia secara terbatas.”

Ia menggambarkan guncangan gempa tersebut sangat kuat.

“Rasanya seperti diayun dalam sebuah buaian,” ujarnya.

Dampak gempa juga meluas hingga sektor penerbangan sipil yang terpaksa menutup gerbang transportasi udara utama.

Penutupan Bandara General Santos berakibat pada pembatalan massal sedikitnya 17 jadwal penerbangan domestik.

Tidak hanya sektor transportasi, roda birokrasi pemerintahan di beberapa kota besar seperti Davao juga berhenti total.

Baca Juga: Gempa 5,2 Guncang Meksiko Jelang Pembukaan Piala Dunia 2026, Protokol Darurat Diterapkan

“Saya bahkan tidak bisa berdiri, guncangannya sangat kuat,” kata Tomas Alon, warga Kota General Santos, kepada DZBB.

“Semua barang di rumah saya jatuh.”

Secara historis, wilayah kepulauan Filipina diakui secara global sebagai salah satu zona paling rawan bencana seismik.

Posisi geografisnya berada tepat di atas jalur patahan aktif Cincin Api Pasifik yang mengelilingi samudra.

“Mudah-mudahan besok kami bisa kembali beroperasi jika listrik sudah pulih,” kata Velez dari restoran tersebut.

Load More