- Arezoo membuktikan bahwa di atas sepeda, batas-batas negara bisa dilebur dengan persahabatan.
- Perjalanan Arezoo tidak disokong oleh dana melimpah dari pemerintahnya, Ia bukan pegawai negeri atau utusan kementerian.
- Indonesia adalah negara keenam yang ia singgahi. Dari Jakarta, ia berencana mengayuh pedalnya menuju Denpasar, Bali.
Suara.com - Jakarta boleh saja sibuk dengan kemacetannya, tapi bagi Arezoo Eskandari, kecepatan bukan segalanya.
Pesepeda asal Iran ini baru saja tiba di Indonesia pada Sabtu (6/6/2026) setelah mengayuh pedal sejauh lebih dari 8.000 kilometer.
Ditemui di AFK Beauty Skin Clinic, Mampang, Senin (8/6/2026) sore, Arezoo memancarkan aura ketenangan yang berbeda.
Bukan sekadar hobi, perjalanannya melintasi benua ini membawa tiga misi besar: perdamaian dunia, persahabatan antar bangsa, dan kampanye filosofi Slow Life.
"Hidup bukan tentang seberapa cepat kita sampai, tapi tentang apa yang kita rasakan di sepanjang jalan," seolah menjadi pesan tersirat dari setiap kayuhan rodanya.
Arezoo membuktikan bahwa di atas sepeda, batas-batas negara bisa dilebur dengan persahabatan.
Pertanyaan yang paling sering menghampiri Arezoo bukan tentang rute, melainkan tentang keberanian. Bagaimana mungkin seorang perempuan berani melintasi benua sendirian dengan sepeda?
Dengan senyum tipis, seorang lulusan psikologi ini menjawab bahwa musuh terbesar manusia bukanlah jarak atau orang asing, melainkan isi kepalanya sendiri.
"Saya memiliki latar belakang pendidikan psikologi di Iran, saya juga aktif di dunia pendidikan di Iran. Dan apa yang saya sedang lakukan sekarang dengan mandiri bersepeda ke berbagai negara," ungkap Arezoo, Senin (8/6/2026).
Baca Juga: Blokade Gaza Total! Israel Stop Bantuan Kemanusiaan Pascaserangan Rudal Iran
Bagi Arezoo, ketakutan adalah dinding imajiner.
"Yang saya ingin bagikan dengan rekan-rekan wartawan, adalah kekhawatiran sering kali hanya berada dalam pikiran kita, dan pikiran kita yang membatasi langkah dan gerakan kita," ungkapnya.
Modal Nyali dan Hasil Jual Mobil
Perjalanan Arezoo tidak disokong oleh dana melimpah dari pemerintahnya, Ia bukan pegawai negeri atau utusan kementerian.
Ia adalah seorang pemimpi yang rela melepaskan kemapanan demi sebuah pencarian.
Sebelum memulai petualangan ini, ia bekerja di sektor swasta. Namun, mimpi yang besar menuntut pengorbanan yang nyata.
Berita Terkait
-
Kilang Petrokimia Mahshahr Iran Jadi Sasaran Rudal Balasan Zionis Israel
-
Gowes 8.000 Km dari Iran ke Indonesia, Arezoo Eskandari Bawa Misi Perdamaian dan Bahasa Kebaikan
-
Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Israel dan Iran Saling Hujani Rudal
-
IRGC Luncurkan Operasi Nasr, Targetkan Pangkalan Udara Utama Israel
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%
-
BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP
-
Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga
-
Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel
-
Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!
-
7 Zodiak dengan Pemikiran Dewasa dan Bijaksana Melebihi Umurnya
-
Dilema Jobseeker: Dituntut Berpengalaman, tetapi Tak Diberi Kesempatan
-
Pemerintah Siapkan SRUK Jadi Infrastruktur Perdagangan Karbon, Pendanaan Lingkungan Diperluas
-
Bro Ron Skakmat Pramono: Daripada Urus Orang Pindah Partai, Mending Beresin Bau Sampah Rorotan!
-
Tarif Lepas WNI Naik, Legislator Dorong Pemerintah Benahi Faktor Pemicu Warga Lepas Status WNI