- Pelaku bernama Khumaedi melempar bom molotov di Koja, Jakarta Utara, pada Selasa, 23 Juni 2026 karena cemburu.
- Aksi pelaku menyasar keluarga kekasih mantan istrinya, namun bom meleset dan mengenai seorang ibu yang melintas.
- Ibu yang tidak bersalah menjadi korban salah sasaran karena kebetulan melintasi lokasi kejadian saat pelemparan berlangsung.
Suara.com - Polisi telah mengantongi identitas pelaku pelemparan bom molotov di Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto, mengatakan peristiwa ini dilatari rasa cemburu akibat mantan istri pelaku telah memiliki kekasih lain.
Andry menuturkan, peristiwa ini bermula ketika pelaku yang bernama Khumaedi alias Medi memiliki mantan istri bernama Rodiah (R).
Setelah bercerai, Rodiah telah memiliki kekasih baru bernama Urip. Sementara Medi juga telah memiliki kekasih baru.
“Medi udah punya pacar juga, cuma Medinya itu cemburu sama Rodiah sama Urip,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (23/6/2026).
Rasa cemburu yang membakar Medi justru menyasar keluarga Urip, kekasih baru Rodiah.
Rasa kesal Medi semakin menjadi terhadap paman Urip, Khusen, yang jika dipikirkan secara akal sehat tidak ada kaitannya dengan kisah asmara Rodiah dan Medi.
“Yang pacaran ponakan saya, kenapa saya diuyek-uyek, kan gitu kan. pelaku ini datang ke rumah Khusen lagi, dari jauh sudah teriak-teriak si pelaku, bom molotov dilempar ke Khusen, tapi tidak kena kan,” jelasnya.
“Jatuh ke jalan, nah si ibunya lewat, yang naik motor. Jadi si ibu ini tidak kenal pelaku, tidak kenal semua,” imbuhnya.
Baca Juga: Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang
Sehingga, kata Andry, ibu yang menjadi korban ini hanya menjadi korban salah sasaran. Ia tidak mengetahui duduk perkara, namun kebetulan melintas di lokasi.
“Pelaku pengen ngelempar si Khusen, cuma tidak kena, nah si ibu ini lewat, gitu doang. Bukan salah lempar, kalau salah lempar kan kena motor dia, ini kan tidak, rusak karena terbakar, tapi jatuh dia,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang
-
Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob
-
Cemburu Buta Berujung Bacok Pegawai Restoran di Tomang, Dua Pelaku Ditangkap
-
Nekat Nyabu saat Malam Takbiran, Dua Pria di Tanjung Priok dan Kelapa Gading Ditangkap
-
Bejat! Ayah Tiri di Koja Tega Cabuli Dua Anak Sambungnya, Aksi Terbongkar Usai Korban Mengadu
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS
-
Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho
-
Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0
-
Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?