- KPK mencatat sejumlah pihak manajerial di BUMN belum menyampaikan laporan harta kekayaan per 31 Maret 2026.
- KPK mendesak pemangku kepentingan BUMN memberikan sanksi internal kepada wajib lapor yang belum memenuhi kewajibannya.
- Kepala Badan Pengelola BUMN Dony Oskaria berkomitmen memantau kepatuhan seluruh pejabat BUMN tanpa toleransi keterlambatan pelaporan.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan masih ada pihak manajerial di BUMN yang belum menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) kepada KPK.
Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Aminuddin menjelaskan bahwa berdasarkan data per 31 Maret 2026, masih ada pihak manajerial di BUMN yang merupakan wajib lapor tetapi belum menyampaikan LHKPN.
Hal itu dia sampaikan usai bertemu dengan Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengelola BUMN Dony Oskaria untuk melakukan audiensi.
"Sampai dengan akhir Juni ini memang kita akui ada beberapa manajemen BUMN, yang per 31 Maret itu belum melaporkan," kata Aminuddin di Gedung ACLC KPK, Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026).
Menurut dia, KPK juga sudah mengirimkan surat kepada stakeholder BUMN untuk memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang belum menyampaikan LHKPN.
"Karena kalau yang untuk ASN itu ada sanksinya. Kalau untuk yang level di BUMN, disesuaikan sanksinya dengan aturan internal yang ada di BUMN,” ujar Aminuddin.
Selain para pejabat dari WNI, lanjut Aminuddin, para WNA yang menjabat sebagai top manajerial di BUMN dan Danantara juga wajib menyerahkan LHKPN. Hal itu menjadi salah satu pembahasannya dengan Dony dalam pertemuan tadi.
"Dalam pertemuan tadi kita termasuk yang kita bahas ya terkait dengan kepatuhan wajib lapor LHKPN buat yang wajib lapor di BUMN ya, termasuk nanti di Danantara," sebut Aminuddin.
Pada kesempatan yang sama, Dony menegaskan bahwa dirinya akan memimpin pemantauan terhadap kepatuhan pihak-pihak di BUMN dalam menyampaikan LHKPN.
Baca Juga: Danantara Minta KPK Kawal Ketat Proyek Hilirisasi, Pastikan BUMN Bersih
Dia menekankan bahwa tak ada toleransi terhadap para pihak di BUMN yang belum melaporkan LHKPN.
"Prinsipnya nanti kami sudah bersepakat bahwa saya akan mengontrol sendiri ketaatan daripada penyampaian LHKPN dan kita harapkan itu tepat waktu karena ini tidak ada toleransi yang kita berikan," tandas Dony.
Berita Terkait
-
Danantara Minta KPK Kawal Ketat Proyek Hilirisasi, Pastikan BUMN Bersih
-
KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Imigrasi Silmy Karim
-
Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan
-
Jabatan Komisaris BUMN Disorot, Gaji Ade Armando 33 Kali Lipat UMR Jakarta
-
Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul