News / Internasional
Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:22 WIB
Ilustrasi bakar diri. (Shutterstock)
Baca 10 detik
  • Seorang pria tewas membakar diri sambil memegang bendera Tibet di depan Markas PBB.

  • Kepolisian New York masih menginvestigasi motif utama dan merahasiakan identitas korban berusia 52 tahun.

  • Insiden tragis ini merefleksikan protes ekstrem terhadap kekuasaan tangan besi China di wilayah Tibet.

Masyarakat Tibet secara konsisten menentang apa yang mereka anggap sebagai aturan tangan besi dan represi dari Beijing.

Kampanye Internasional untuk Tibet mencatat ada lebih dari 150 aksi bakar diri oleh warga Tibet antara tahun 2009 hingga 2022.

Pemerintah China menolak keras untuk mengakui eksistensi pemerintahan Tibet di pengasingan, Central Tibetan Administration.

Hubungan bilateral pun membeku karena Beijing tidak lagi membuka ruang dialog dengan perwakilan Dalai Lama sejak tahun 2010.

Load More