News / Metropolitan
Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:29 WIB
Kondisi pengungsi Warga Negara Asing yang berkemah di trotoar sekitar Gedung UNHCR, Jalan Setiabudi Selatan, Kecamatan Setiabudi, pada Kamis (2/7/2026). (Suara.com/Yoga)
Baca 10 detik
  • Pemkot Jakarta Selatan, UNHCR, dan Imigrasi menertibkan pengungsi asing di trotoar Setiabudi pada Kamis, 2 Juli 2026.
  • Penertiban dilakukan karena aktivitas pengungsi mengganggu ketertiban umum serta kebersihan trotoar sesuai aduan warga sekitar.
  • Petugas memberikan sosialisasi dan surat pernyataan kepada pengungsi agar patuh terhadap hukum dan peraturan di Indonesia.

Di tengah proses penertiban itu, Jafar, salah satu pengungsi yang masih bertahan, mengaku hanya ingin dipulangkan ke Pakistan tempat keluarga dan anak-anaknya tinggal.

"Saya sudah berada di sini selama 3 tahun," kata lelaki berkewarganegaraan Afghanistan itu dalam bahasa Inggris.

Jafar mengeluhkan upayanya berkomunikasi dengan UNHCR yang selama ini tak kunjung mendapat tanggapan.

"Banyak sekali saya melakukan e-mail, pesan, Whatsapp, untuk berbicara dengan mereka. Tapi mereka tidak ingin berbicara dengan kami. Mereka tidak ingin berbicara denganku," ujarnya.

Ia pun menutup keluhan dengan permintaan sederhana, agar diperlakukan selayaknya manusia pada umumnya.

"Saya punya keluarga, saya punya anak. Saya manusia. Aku hanya ingin kehidupan normal seperti orang lain," tambah Jafar.

Load More