- Bripda Nopandri Ramadhana ditemukan meninggal di Sungai Katingan, Kalimantan Tengah, usai operasi penangkapan bandar narkoba berinisial BIO.
- Bareskrim Polri bersama kepolisian daerah terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang terlibat dalam insiden maut tersebut.
- Insiden di Katingan telah menewaskan dua anggota Polri dan menyebabkan satu personel lainnya masih dalam proses pencarian.
Suara.com - Bareskrim Polri memastikan akan memburu hingga tuntas para pelaku yang diduga terlibat dalam insiden maut saat penggerebekan bandar narkoba di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.
Pernyataan itu disampaikan setelah Bripda Nopandri Ramadhana ditemukan meninggal dunia usai sebelumnya dilaporkan hilang.
Jenazah personel Polres Katingan tersebut ditemukan di Sungai Katingan pada Sabtu (4/7/2026). Bripda Nopandri diduga gugur saat menjalankan operasi penangkapan bandar narkoba berinisial BIO.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menyampaikan belasungkawa atas gugurnya anggota tersebut.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga Bripda Nopandri. Almarhum gugur saat menjalankan tugas. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan," kata Eko dalam keterangannya, Minggu (5/7/2026).
Eko menegaskan, peristiwa tersebut menjadi perhatian serius Bareskrim Polri. Tim gabungan hingga kini masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga terlibat.
"Kami tidak akan berhenti sampai seluruh pelaku berhasil diamankan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.
Menurut Eko, Bareskrim Polri telah berkoordinasi dengan Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan untuk mengusut insiden tersebut sekaligus memburu pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif membantu proses penyelidikan dengan memberikan informasi mengenai keberadaan para pelaku.]
Baca Juga: Siksa Istri Siri Pakai Air Keras dan Paksa Buat Sabu, Aiptu N Ditahan Propam Polda Jateng!
Operasi penindakan terhadap bandar narkoba di Katingan itu sebelumnya juga merenggut nyawa Aipda Yudhie Perdana Putra. Sementara satu personel lainnya, Aiptu Sumaryanto, hingga kini masih dalam pencarian setelah terpisah dari tim saat operasi berlangsung.
"Bareskrim Polri memastikan akan mengusut kasus tersebut hingga tuntas sebagai bentuk komitmen dalam memberikan keadilan bagi anggota Polri yang gugur saat menjalankan tugas," pungkas Eko.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?
-
Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan
-
Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari
-
OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi
-
Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo
-
Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli
-
Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita
-
Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500
-
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri