News / Nasional
Selasa, 07 Juli 2026 | 11:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan spesial dari mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair. (tangkap layar)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo menerima kunjungan mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, di kediamannya di Kertanegara pada Senin (6/7).
  • Keduanya berdiskusi secara hangat mengenai perkembangan strategis terkait kondisi politik serta keamanan global yang sedang terjadi saat ini.
  • Pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat hubungan internasional guna meningkatkan posisi dan daya saing Indonesia global.

Suara.com - Kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta, mendadak jadi pusat perhatian diplomatik.

Setelah menjalani agenda padat menyambut para pemimpin negara sahabat, Senin (6/7), Prabowo menutup hari dengan menerima kunjungan spesial dari mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair.

Pertemuan ini menjadi penutup rangkaian agenda internasional Prabowo yang sangat intens.

Sebelumnya, sang Presiden baru saja menyelesaikan pertemuan dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong dan menyambut kedatangan PM India Narendra Modi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma.

Meski digelar di tengah jadwal yang padat, suasana pertemuan dengan Blair terasa sangat berbeda.

Berdasarkan unggahan akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet @sekretariat.kabinet, diskusi tersebut berjalan penuh kekeluargaan.

"Pertemuan tersebut berlangsung hangat di kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta," tulis akun tersebut pada Selasa (7/7/2026).

Selain menjadi ajang silaturahmi antara dua kawan lama, momen ini juga dimanfaatkan untuk membedah arah politik dan keamanan dunia. Keduanya tampak asyik berbagi pandangan mengenai berbagai perkembangan strategis global yang tengah terjadi.

Langkah proaktif Prabowo dalam merangkul tokoh internasional ini ditegaskan sebagai bagian dari visi besar Indonesia.

Baca Juga: Prabowo Sambut PM Lawrence Wong, RI - Singapura Perkuat Kerja Sama

"Melalui pertemuan strategis seperti ini, pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat hubungan dengan berbagai pemimpin dan tokoh internasional guna meningkatkan posisi serta daya saing Indonesia di kancah global," jelas Sekretariat Kabinet dalam unggahan yang sama.

Load More