News / Nasional
Selasa, 07 Juli 2026 | 18:35 WIB
Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi. (bidik layar video DPR RI)
Baca 10 detik
  • PM Narendra Modi menyerukan era baru kemitraan India-Indonesia dalam pidato resminya di Gedung Nusantara, Jakarta, pada 7 Juli 2026.
  • Visi Gangga-Mahakam diperkenalkan sebagai fondasi strategis untuk memperkuat hubungan diplomatik, ekonomi, keamanan, serta konektivitas maritim bagi generasi mendatang.
  • India dan Indonesia sepakat mengedepankan dialog peradaban guna menyuarakan kepentingan negara Global South demi tata kelola global yang inklusif.

Suara.com - Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, menyerukan dimulainya babak baru dalam hubungan diplomatik antara India dan Indonesia.

Seruan ini disampaikan Modi dalam pidatonya di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta jajaran pimpinan parlemen di Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Modi menekankan kedekatan historis dan kultural yang telah terjalin lama antara kedua bangsa.

Ia mengibaratkan hubungan tersebut seperti aliran sungai besar yang menghidupi peradaban kedua negara.

Hari ini, di depan seluruh anggota parlemen Indonesia, saya menyerukan era baru dalam kemitraan India-Indonesia. Seperti air Sungai Gangga dan Mahakam, peradaban kita selama berabad-abad telah menyatukan gagasan, keyakinan, perdagangan, dan juga menyatukan budaya,” kata Modi.

Sebagai arah baru kerja sama, PM Modi memperkenalkan visi "Gangga-Mahakam". Visi ini diproyeksikan bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek, melainkan sebagai fondasi strategis bagi keamanan, kemakmuran, dan perdamaian generasi mendatang di kawasan.

Modi meyakini bahwa penguatan hubungan harus dimulai dari dialog peradaban yang menghubungkan warisan masa lalu dengan tantangan masa depan.

"Dari Ramayana hingga Borobudur, dari pelayaran maritim hingga pertukaran budaya, kita akan mengubah warisan bersama kita menjadi sumber kekuatan masa depan. Karenanya, kita harus memulai dialog peradaban India-Indonesia,” tegasnya.

Selain aspek budaya, PM India juga menyoroti pentingnya kepercayaan strategis dalam menghadapi tantangan di kawasan Indo-Pasifik.

Baca Juga: Sebut Prabowo Perlu Membumi! Aliansi Perempuan Soroti Kerusakan Republik dan Konflik Papua

Ia mengajak Indonesia mempererat konektivitas maritim, mulai dari Sabang hingga Kepulauan Nikobar, guna memperkuat ekonomi biru dan keamanan jalur perdagangan.

Lebih lanjut, Modi mendorong agar kedua negara menjadi pelopor dalam menyuarakan kepentingan negara-negara Global South.

Menurutnya, kolaborasi India-Indonesia adalah kunci bagi tata kelola global yang lebih adil dan inklusif.

Modi optimis bahwa visi Gangga-Mahakam akan membawa stabilitas besar bagi kawasan Indo-Pasifik.

"Mari, kita bawa persahabatan bersejarah ke new era, ke era baru. Mari kita wujudkan visi Gangga-Mahakam bersama-sama,” pungkasnya.

Load More