- PM Narendra Modi menegaskan komitmen India sebagai mitra strategis Indonesia untuk mencapai visi Indonesia Emas tahun 2045 mendatang.
- Pernyataan tersebut disampaikan Modi di Komplek Parlemen Jakarta pada Selasa, 7 Juli 2026, di hadapan para anggota legislatif.
- Kedua negara sepakat memperkuat kerja sama ekonomi dan maritim berdasarkan kesamaan visi pembangunan serta sejarah perjuangan kemerdekaan bersama.
Suara.com - Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, menegaskan komitmen negaranya untuk menjadi mitra strategis bagi Indonesia dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045.
Hal ini disampaikan Modi dalam pidato kenegaraannya di hadapan anggota DPR, DPD, dan MPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Dalam pidatonya, Modi mengawali dengan menyoroti kedekatan historis kedua negara yang memiliki garis waktu perjuangan kemerdekaan yang hampir serupa.
"Sebagai bangsa yang baru merdeka, perjalanan yang kita mulai bersama di waktu yang sama, akan segera membawa kita pada 100 tahun kebebasan kemerdekaan kita bersama,” ujar Modi.
Modi melihat adanya paralelisme visi masa depan antara Jakarta dan New Delhi. Saat Indonesia menargetkan menjadi negara maju pada tahun 2045, India juga tengah mengejar target serupa yang dikenal dengan visi "Viksit Bharat 2047".
“Indonesia melangkah menuju visi ambisius Indonesia Emas 2045, dan India, kita sedang bekerja menuju visi 'Viksit Bharat 2047' atau 'India Maju 2047' dengan keyakinan," ujarnya.
Kesamaan arah pembangunan ini, menurut Modi, merupakan fondasi kuat untuk mempererat kemitraan.
Ia mengidentifikasi beberapa kekuatan bersama, mulai dari demografi penduduk yang muda hingga posisi strategis di peta ekonomi dan maritim dunia.
"Kita dapat menjadi mitra dalam mewujudkan aspirasi-aspirasi ini. Kita termasuk dalam jajaran masyarakat termuda di dunia. Kita di antara ekonomi utama dengan pertumbuhan tercepat. Kedua negara adalah kekuatan maritim utama. Keduanya adalah suara-suara kuat dari Global South atau negara selatan, dan kita adalah peradaban kuno, sekaligus mitra alami untuk masa depan," tuturnya.
Baca Juga: Kisah Ramayana Satukan RI-India, Puan Ajak PM Modi Jaga Dunia Melintasi Lautan
Modi mengajak Indonesia untuk berjalan beriringan sebagai sahabat dalam mencapai target pembangunan masing-masing.
Ia juga mengungkapkan, bahwa kerja sama ini telah dibahas secara mendalam bersama Presiden Prabowo Subianto.
"Mari kita menjadi mitra satu sama lain, dan teman satu sama lain dalam perjalanan ini. Berdasarkan visi inilah, Presiden Prabowo dan saya telah melakukan diskusi mendalam. Tujuan kita sangat jelas. Niat baik dan kepercayaan antara India dan Indonesia harus diubah menjadi peluang baru bagi rakyat kita," pungkasnya.
Berita Terkait
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Kisah Ramayana Satukan RI-India, Puan Ajak PM Modi Jaga Dunia Melintasi Lautan
-
PM Narendra Modi Perkenalkan Visi Gangga-Mahakam, Ajak Indonesia Masuki Era Baru
-
BEI Evaluasi Papan Pemantauan Khusus, 3 Kriteria Saham Akan Dihapus
-
Puan Jelaskan Makna Filosofis Gedung DPR RI ke PM Modi: Simbol Perjuangan Bangsa Berkembang
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI