- Wartawan Tempo, Intan Setiawanti, diduga mengalami intimidasi oleh anggota TNI saat meliput di area Kejaksaan Agung, Kamis (9/7/2026).
- Dua prajurit TNI memaksa jurnalis menghapus foto kegiatan mereka meskipun korban telah memperkenalkan diri dan meminta izin memotret.
- Aksi tarik-menarik ponsel terjadi dalam insiden tersebut, sehingga mengakibatkan korban mengalami trauma akibat rasa takut atas ancaman fisik.
Suara.com - Seorang wartawan Tempo, menjadi korban dugaan intimidasi dari anggota TNI saat berada di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung).
Terduga korban, Intan Setiawanti mengaku peristiwa ini bermula ketika dirinya diminta untuk melakukan reportase oleh kantornya.
Ia pun mulai melakukan reportase, dan melihat sekelompok anggota TNI di dekat Adhyaksa Cafe
“Ada sekitar 20-30 orang,” katanya, saat ditemui Suara.com, Kamis (9/7/2026).
Intan, semula ingin memfoto para anggota yang sedang berkumpul. Sebelum memfoto, ia juga mengaku telah meminta izin untuk memotret.
Ia juga sempat memperkenalkan diri, sebagai jurnalis Tempo yang sedang melakukan tugas jurnalistik.
“Udah perkenalkan diri, tapi mereka gak berkenan. Gak tau apa alasannya padahal gue udah izin,” katanya.
Total ada dua prajurit berpangkat Praka yang menghampirinya. Tarik menarik ponsel pun sempat terjadi saat anggota TNI meminta agar foto tersebut dihapus.
“Sempat tarik-tarikan. Gue cuma takut kalo hp gue jatuh karena memang kan cuma satu,” ujar dia.
Baca Juga: Sempat Dijaga Ketat Brimob, Situasi Mabes Polri Kamis Malam Kini Terpantau Normal
Setelah foto tersebut terhapus, ponsel tersebut kemudian dikembalikan. Namun kejadian ini membuatnya cukup mengalami trauma.
“Gue takut kan di pinggangnya ada pisau, takut kena aja,” tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Sempat Dijaga Ketat Brimob, Situasi Mabes Polri Kamis Malam Kini Terpantau Normal
-
Prabowo Ungkap Temuan Harta Karun Baru dari BRIN dan TNI: Cadangan Emas Raksasa di Papua
-
Kejagung Respons Penggeledahan Cafe De'Klan dan Rumah di Sentul, Tunggu Hasil Penyidikan Polri
-
Misteri Brankas Rp476 Miliar di Rumah Sentul City, Benarkah Milik Jampidsus Febrie Adriansyah?
-
Aktivis Anti-Korupsi Kritik Penjagaan Rumah Jampidsus Oleh TNI: Tugas Militer Jaga Kedaulatan
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Tertipu Gaya Film Perang Serius, Tropic Thunder Ternyata Satir Komedi Paling Pecah
-
Bongkar 30 Pelanggaran Hukum! Tim Hukum Febrie Optimis Menang Praperadilan
-
Airlangga Sebut Deal Tarif RI-AS Belum Diratifikasi: Ada Masalah, Soal Kerja Paksa Sudah Beres
-
Orang Asing Jadi Bos, Deretan Jajaran Komisaris dan Direksi DSI
-
6 Warna Dompet Pembawa Hoki dan Rezeki Melimpah menurut Feng Shui
-
Geger Korupsi di Unsoed, Mahasiswa Tuntut Hapus Praktik 'Titipan' di Jalur Mandiri
-
Malaysia: Indonesia Buka Wilayah Udara ke Pesawat Malaysia untuk Operasi Hujan Buatan
-
Puncak Arus Balik Maulid Nabi, Jakarta Bakal Diserbu 35 Ribu Penumpang Kereta
-
Negara Tetangga Angkat Topi Usai Kevin Diks Ditunjuk Jadi Wakil Kapten Borussia Monchengladbach