- DPP TOPAN RI melaporkan dokter kecantikan Anggi Aprilyani ke Polda Metro Jaya pada 12 Juli 2026.
- Laporan tersebut terkait dugaan penistaan agama dalam video konten di gereja Manchester, Inggris, yang viral.
- Pelapor menuntut proses hukum tetap berjalan meski pihak terlapor telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
dr. Anggi meraih gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked) pada 28 April 2016, kemudian menyelesaikan Profesi Dokter (dr.) pada 10 Oktober 2018, dan Magister Sains Biomedis (M.Biomed.) pada 20 September 2019.
Selain itu, dr. Anggi juga menyandang gelar Dipl.CIBTAC (Confederation of International Beauty Therapy and Cosmetology), sertifikasi kecantikan internasional asal Inggris, serta memiliki kompetensi di bidang Anti-Aging Medicine (AAM).
Dalam perjalanan kariernya, dr. Anggi pernah memberikan pelayanan kesehatan di RSUD Padangsidimpuan, Sumatera Utara.
Klarifikasi dan Minta Maaf
Diketahui, dr Anggi Aprilyani akhirnya menyampaikan permohonan maaf setelah video yang memperlihatkan dirinya berada di sebuah gereja Katolik di Manchester, Inggris, viral di media sosial.
Video tersebut memicu kontroversi karena Anggi mengaku mau muntah saat berada di dalam gereja. Pernyataan tersebut memancing beragam reaksi dari warganet.
Sebagian menilai ucapan Anggi Aprilyani sangat tidak bijak untuk disampaikan di media sosial, bahkan ada yang menudingnya telah melakukan penistaan terhadap tempat ibadah.
Menanggapi polemik yang berkembang, Anggi Aprilyani mengunggah video berisi permohonan maaf melalui akun TikTok dokterbarbarreal.
Dalam video itu, ia mengaku menyesali kegaduhan yang muncul akibat ucapannya.
Baca Juga: Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri
Saya di sini memohon maaf atas kesalahpahaman yang telah saya perbuat," kata Anggi Aprilyani.
Owner Isy Beauty Center itu menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memiliki niat untuk melecehkan maupun menistakan gereja sebagai tempat ibadah yang sakral bagi umat Kristiani.
Anggi Aprilyani juga mengakui telah melakukan kekeliruan saat menyampaikan pengalamannya. Menurut dia, pemilihan kata yang kurang tepat membuat pesannya dipahami secara berbeda oleh publik hingga memicu berbagai penilaian negatif.
"Saat video saya buat, saya salah dalam memilih kosa kata karena ketidaktahuan saya. Saya mohon maaf atas kesalahan tersebut," katanya.
Berita Terkait
-
Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro
-
Polisi Pamer Emas 74 Kg & Valas Rp476 M Hasil Penggeledahan
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Detik-detik Mahasiswa Hadang Mobil Berpelat Dinas Kejaksaan, Tuntut Transparansi Kasus Eks Jampidsus
-
Jangan Pilih Kasih! Kejagung Didesak Segera Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Derita Berlipat Ibu Korban Little Aresha: Berjuang Sembuhkan Trauma Anak Sekaligus Diri Sendiri
-
Pramono Anung Minta Ancaman Teror Bom di Srengseng Sawah Didalami, Sekolah Harus Tetap Jalan
-
Tertangkap! Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Warga Sekitar
-
Konflik Polri-Kejagung Memanas, Benny K Harman Desak DPR Gulirkan Hak Angket
-
Tampang Lesu Sopir Angkot Bekasi yang Viral Ngamuk di Jalan Resmi Tersangka, Ini Motifnya
-
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Satgas PKH Tetap 'Ngegas' Amankan Hutan
-
Jeruk Makan Jeruk? Yusril Ingatkan Jaksa Patuhi Aturan di Perkara Febrie Adriansyah
-
Fakta Baru Kasus Little Aresha, Terungkap Bukti Foto Anak Diikat di Daycare Sudah Sejak 2022