News / Nasional
Senin, 13 Juli 2026 | 17:57 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyambangi Kejaksaan Agung. (Suara.com/Faqih Fathurrahman)
Baca 10 detik
  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kejaksaan Agung pada Senin, 13 Juli 2026.
  • Pertemuan tersebut menegaskan bahwa tidak ada konflik atau persaingan antarlembaga pascapenetapan tersangka mantan Jampidsus Febrie Adriansyah oleh Polri.
  • Kedua pimpinan lembaga sepakat memperkuat koordinasi dan soliditas hingga tingkat daerah guna mengawal program pemerintah untuk masyarakat.

Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyambangi Kejaksaan Agung dan bertemu langsung dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Senin (13/7/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung di tengah sorotan publik terhadap hubungan kedua institusi setelah penanganan sejumlah kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Dalam pertemuan itu, Sigit menegaskan tidak ada persoalan antara Polri dan Kejaksaan Agung. Ia menyebut kedua lembaga penegak hukum sepakat untuk terus memperkuat koordinasi hingga ke tingkat daerah.

"Tentunya kami sama-sama sepakat dan menyampaikan kepada seluruh jajaran bahwa tidak ada masalah di antara dua institusi ini," kata Sigit di Kejaksaan Agung.

Menurutnya, komunikasi antarlembaga akan terus dijaga melalui silaturahmi yang berkelanjutan, termasuk di tingkat provinsi dan kabupaten.

"Tadi kita sepakat bahwa kita akan terus bersilaturahmi. Setelah ini ditindaklanjuti di jajaran di tingkat provinsi maupun kabupaten, karena kita juga menyadari bahwa banyak agenda program pemerintah yang harus kita jaga dan kawal," ujarnya.

Sigit menambahkan, soliditas antarpenegak hukum menjadi kunci untuk mengawal berbagai program pemerintah yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Namun sekali lagi, tidak pernah ada masalah antara institusi Kejaksaan dan Kepolisian," tegasnya.
Senada dengan Kapolri, Jaksa Agung ST Burhanuddin membantah anggapan bahwa Kejaksaan Agung dan Polri tengah bersaing atau berseberangan.

"Saya dengan Pak Kapolri, teman-teman jangan berpikir kami ini rival, kami ini versus, tidak. Sejak dulu kami sudah saling mengenal secara pribadi. Saya menjadi Jaksa Agung, beliau menjadi Kapolri," kata Burhanuddin.

Baca Juga: Jangan Pilih Kasih! Kejagung Didesak Segera Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Hubungan kedua institusi sempat menjadi perhatian publik setelah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan serangkaian penggeledahan terkait dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam perkara Asabri, pengadaan batu bara PLN, dan Krakatau Steel.

Penyidikan tersebut menyeret nama mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Setelah mengundurkan diri dari jabatannya, Febrie kemudian ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri.

Load More