- Menteri Luar Negeri Argentina kembali menegaskan klaim kedaulatan atas Kepulauan Falkland yang dikuasai Inggris sejak tahun 1833.
- Pemerintah Inggris menolak klaim tersebut dan meminta agar isu politik tidak dicampuradukkan dengan pertandingan semifinal Piala Dunia 2026.
- Sengketa wilayah yang bernilai strategis ini terus memicu ketegangan diplomatik antara Inggris dan Argentina hingga saat ini.
Suara.com - Kepulauan Falkland, atau yang dikenal sebagai Malvinas di Argentina, kembali menjadi sorotan jelang Semifinal Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Inggris vs Argentina.
Ketegangan meningkat setelah Menteri Luar Negeri Argentina, Pablo Quirno, kembali menegaskan klaim negaranya atas Falklands.
Ia menilai wilayah tersebut masih menjadi bagian dari Argentina meski berada di bawah kekuasaan Inggris sejak 1833.
“Waktu tidak mengubah pendudukan ilegal menjadi kedaulatan,” tegas Quirno.
Ia juga menyebut Falklands sebagai janji antar generasi yang tidak akan ditinggalkan Argentina.
Pemerintah Inggris langsung merespons.
Kantor Perdana Menteri menegaskan status kedaulatan Falklands tidak bisa diperdebatkan dan berharap sepak bola tidak dicampur dengan politik.
“Sepak bola seharusnya menyatukan, bukan memecah,” kata juru bicara pemerintah Inggris.
Wilayah kecil di Atlantik Selatan ini bukan sekadar gugusan pulau, melainkan simbol sengketa panjang yang belum menemukan titik akhir hingga kini.
Baca Juga: Isu Malvinas Bikin Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Beraroma Perang
Secara geografis, Kepulauan Malvinas terletak sekitar 500 kilometer dari pesisir selatan Amerika Selatan dan terdiri dari dua pulau utama serta ratusan pulau kecil lainnya.
Meski berstatus sebagai wilayah seberang laut Inggris, Argentina terus mengklaim kedaulatan atas kawasan tersebut.
Konflik memuncak pada 1982 saat Argentina menginvasi wilayah itu, yang kemudian memicu Perang Falkland.
Inggris berhasil merebut kembali kendali dalam waktu dua bulan, namun ketegangan politik antara kedua negara tidak pernah benar-benar mereda sejak saat itu.
Dalam referendum tahun 2013, hampir seluruh penduduk Falkland memilih tetap menjadi bagian dari Inggris.
Namun Argentina menolak hasil tersebut dan terus mendorong negosiasi internasional terkait status wilayah tersebut.
Secara ekonomi, Falkland mengandalkan sektor perikanan, peternakan domba, dan pariwisata.
Selain itu, potensi minyak di wilayah perairannya turut memperumit sengketa karena dianggap bernilai strategis tinggi.
Hingga kini, status kedaulatan Falkland tetap menjadi isu sensitif di panggung global.
Berita Terkait
-
Isu Malvinas Bikin Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Beraroma Perang
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Psywar Ala Didier Deschamps: Prancis Bukan Unggulan, Spanyol Kandidat Juara
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Tak Ada Tempat bagi Juara Baru di Ujung Gelaran
-
Jelang Inggris vs Argentina: Cerita Tangan Tuhan Mario Kempes yang Untungkan Albiceleste
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Monarki Jepang Terancam Punah, Akankah Wanita Jadi Kaisar?
-
AI Picu Lonjakan Kebutuhan Energi, Bagaimana Sousi Untuk Tekan Emisinya?
-
Bahrain Diserang Iran, Kemendagri Bunyikan Sirine Umumkan Darurat Warga Disuruh Berlindung
-
Kembali Diperiksa KPK, Gus Yaqut Berharap Kebenaran Terungkap di Kasus Kuota Haji
-
FKBI Kritik Tayangan World Cup 2026 TVRI Gara-Gara Promosi Super Soccer
-
Sekolah Rakyat Junjung Prinsip Setiap Siswa Berharga, ESQ Dukung Pemetaan Talenta Siswa
-
Gawat! Perang AS - Iran Kali Ini Tanpa Batas Waktu, Trump Ungkit Kesepakatan Awal
-
28.478 Siswa Baru Masuk Sekolah Rakyat
-
MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap Empat Gelombang
-
JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular