- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan seluruh legislator tetap menjalankan fungsi legislasi selama masa reses berlangsung.
- DPR RI memprioritaskan pembahasan rancangan undang-undang strategis, termasuk RUU Perampasan Aset, untuk menjawab berbagai persoalan krusial nasional.
- Legislator juga fokus membahas RUU Satu Data, Ketenagakerjaan, dan Pemilu guna meningkatkan efisiensi birokrasi serta kualitas demokrasi nasional.
Dengan data yang akurat dan transparan, kebijakan pemerintah di masa depan diharapkan dapat disusun berdasarkan fakta lapangan yang presisi, sehingga meminimalkan potensi salah sasaran dalam setiap program kerja.
Perlindungan Pekerja dan Iklim Usaha di RUU Ketenagakerjaan
Sementara pada sektor ekonomi dan sosial, Komisi IX DPR RI menjadikan RUU Ketenagakerjaan sebagai prioritas pembahasan berikutnya selama masa reses ini.
"Dalam hal RUU Ketenagakerjaan ini, DPR berupaya mencari titik keseimbangan antara perlindungan hak-hak pekerja dan penciptaan kepastian hukum bagi pelaku usaha," kata Dasco.
Selama masa reses, para anggota dewan akan lebih banyak menyerap aspirasi dari serikat pekerja, asosiasi pengusaha, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.
Langkah ini diambil guna memastikan bahwa regulasi yang lahir nantinya mampu menjawab tantangan pasar kerja modern yang dinamis tanpa mengabaikan kesejahteraan buruh.
Menyempurnakan Kualitas Demokrasi lewat RUU Pemilu
Komisi II DPR RI juga tidak tinggal diam. Mereka memanfaatkan momentum reses untuk melakukan pendalaman terhadap RUU Pemilu.
"Dialog intensif dilakukan dengan berbagai pihak, mulai dari partai politik nonparlemen, organisasi kemasyarakatan, hingga kelompok pengamat dan pemerhati pemilu," kata Dasco.
Baca Juga: Cegah Gugatan Berulang di MK, DPR Matangkan RUU Pemilu agar Lebih Sempurna
Tujuan utama dari pembahasan maraton ini adalah untuk meminimalkan celah hukum yang sering kali berujung pada sengketa di Mahkamah Konstitusi, yakni judicial review.
Dengan melibatkan elemen-elemen di luar parlemen, DPR ingin menghasilkan aturan main politik yang lebih berkualitas dan memberikan kepastian hukum bagi semua kontestan pemilu di masa depan.
Tag
Berita Terkait
-
Cegah Gugatan Berulang di MK, DPR Matangkan RUU Pemilu agar Lebih Sempurna
-
Soal Kuntadi Jadi Jampidsus, Dasco: Itu Kewenangan Presiden
-
RUU Perampasan Aset Tetap Dibahas Selama Reses, Komisi III Dapat Lampu Hijau
-
Kejar Target, DPR Pastikan RUU Hak Cipta Ikut Dibahas Selama Masa Reses
-
Dinilai Berkonotasi Negatif, Istilah Perampasan Aset Diusulkan Berganti Nama Jadi Asset Recovery
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Prabowo Masih Menimbang-nimbang Siapa Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah
-
Didukung Bebi Romeo dan Once Mekel, Janner Clay Siahaan Rilis 6 Karya Sekaligus
-
DBL Indonesia Buka Musim Baru dengan Gebrakan Besar, 31 Kota Jadi Rumah bagi Para Pengejar Mimpi
-
Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan
-
3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam
-
Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros
-
Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971
-
Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos
-
Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija
-
Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028