Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB
Penumpang menaiki kereta LRT Jabodebek di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta, Kamis (20/8/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
BACA 10 DETIK
  • Presiden Prabowo Subianto meresmikan LRT rute Kelapa Gading-Manggarai sepanjang 12,2 kilometer pada Rabu, 16 September 2026.
  • DPRD DKI Jakarta meminta tarif LRT terjangkau serta terintegrasi dengan Transjakarta, KRL, dan moda transportasi umum lainnya.
  • Gubernur Pramono Anung meminta dukungan Danantara untuk memperluas pembangunan LRT guna memperkuat konektivitas kawasan Jabodetabek.

Dalam peresmian tersebut, Presiden Prabowo menyatakan Danantara perlu membantu pengembangan LRT Jakarta.

Dorongan itu muncul setelah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dukungan Danantara untuk melanjutkan pembangunan jaringan LRT hingga Jakarta International Stadium (JIS) serta pengembangan konektivitas transportasi lainnya.

Dukungan Danantara tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan jaringan transportasi publik sekaligus meningkatkan konektivitas kawasan metropolitan Jabodetabek.

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta memberlakukan tarif khusus Rp8 selama delapan hari pertama pengoperasian LRT Kelapa Gading-Manggarai.

Setelah masa tersebut, tarif sementara ditetapkan flat Rp5 ribu, sedangkan tarif resmi LRT akan diputuskan pada Oktober mendatang.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com