Gugur Saat Padamkan Karhutla di Seruyan, Kapten Nurhafiz Dimakamkan Secara Militer

Jum'at, 06 November 2026 | 14:31 WIB
Kasad Jenderal TNI Tandyo Budi R, memimpin upacara pemakaman militer Kapten Cpn (Anumerta) Nurhafiz Akbar Rizky Hartio
BACA 10 DETIK
  • Kasad Jenderal TNI Tandyo Budi memimpin pemakaman Kapten Nurhafiz Akbar di TMP Giri Tunggal Semarang.
  • Almarhum gugur dalam kecelakaan helikopter TNI AD saat menjalankan misi pemadaman karhutla di Seruyan.
  • Peristiwa kecelakaan helikopter tersebut juga menyebabkan gugurnya Letkol Dudi Firmansyah serta melukai prajurit lainnya.

Suara.com - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi R memimpin upacara pemakaman militer Kapten Cpn (Anumerta) Nurhafiz Akbar Rizky Hartio.

Ia merupakan prajurit Pusat Penerbangan TNI AD (Puspenerbad) yang gugur saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Upacara pemakaman berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Semarang, Kamis (5/11/2026).

Nurhafiz dimakamkan di TMP Giri Tunggal sebagai bentuk penghormatan terakhir TNI AD atas pengabdian almarhum dalam menjalankan tugas negara.

Sebelum dimakamkan, jenazah almarhum disemayamkan di Lanumad Ahmad Yani, Semarang.

Nurhafiz merupakan salah satu kru helikopter MI-17V5 TNI AD nomor registrasi HA-5235 yang mengalami kecelakaan di wilayah Kabupaten Seruyan pada Rabu (4/11/2026).

Saat itu, helikopter tersebut tengah menjalankan misi pemadaman karhutla. Dalam peristiwa tersebut, Letkol Cpn (Anumerta) Dudi Firmansyah juga turut gugur.

Sementara itu, Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo masih dalam proses pencarian. Adapun lima prajurit lainnya yang selamat saat ini menjalani perawatan medis di RSUD Kuala Pembuang.

Gugurnya almarhum menjadi duka bagi keluarga besar TNI AD. Dedikasi dan keberaniannya dalam menjalankan misi kemanusiaan mencerminkan komitmen prajurit untuk hadir membantu masyarakat, termasuk dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

Dalam sambutannya, Tandyo Budi menyampaikan belasungkawa serta penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian almarhum.

“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” katanya, Kamis.

Upacara tersebut turut dihadiri Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sudaryanto, Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol. (Purn.) Ahmad Luthfi, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan, serta unsur Forkopimda Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com