'Jangan Buat Telinga Tuli atas Tangisan Gaza!' Massa di Jakarta Desak Pembatalan Konser Bocelli

Selasa, 03 November 2026 | 12:47 WIB
Ratusan peserta aksi menggelar unjuk rasa Konvoi Kemerdekaan untuk Palestina di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026). (Suara.com/Adiyoga)
BACA 10 DETIK
  • Ratusan peserta aksi menggelar unjuk rasa di kawasan Patung Kuda Jakarta Pusat pada Selasa, 3 November 2026.
  • Massa demonstran menuntut pembatalan konser musisi Italia Andrea Bocelli karena dinilai mendukung penjajahan Palestina.
  • Aksi kemanusiaan di bawah penjagaan ketat aparat kepolisian tersebut ditutup dengan penegasan penolakan terhadap pihak penyokong penindasan.

Suara.com - Ratusan peserta aksi menggelar unjuk rasa Konvoi Kemerdekaan untuk Palestina di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026).

Massa secara lantang mendesak pembatalan rencana konser musisi asal Italia, Andrea Bocelli, yang dituding berafiliasi serta mendukung penjajahan atas tanah Palestina.

Di tengah kibaran bendera Merah Putih dan Palestina, para demonstran membentangkan poster penolakan bertuliskan seruan boikot terhadap panggung sang penyanyi tenor.

Aktivis kemanusiaan Muhammad Husein ikut berseru dari atas mobil komando agar bangsa Indonesia tidak terbius oleh gemerlap hiburan yang melupakan jati diri perjuangan kemerdekaan.

Ratusan peserta aksi menggelar unjuk rasa Konvoi Kemerdekaan untuk Palestina di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026). (Suara.com/Adiyoga)

"Bangsa ini dibangun bukan dari atas panggung-panggung hiburan! Bangsa ini dibangun dari darah, air mata, dan pengorbanan para pejuang yang menolak untuk tunduk terhadap penjajahan!" serunya.

Dirinya menegaskan, pembelaan terhadap kemerdekaan Palestina merupakan amanat luhur para pendiri bangsa yang termaktub tegas dalam konstitusi negara.

"Ingat! Semangat para pendiri bangsa kita yang meletakkan pesan dan visi-misi untuk kita semua dalam Pembukaan Undang-Undang '45, bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa! Bahwa kemerdekaan hak Indonesia, dan kemerdekaan hak Palestina!" kata Husein lagi.

Orator berujar, panggung hiburan tidak boleh sampai menumpulkan empati publik terhadap tragedi kemanusiaan yang menimpa warga Gaza.

konser Andrea Bocelli ditolak di Jakarta. (Instagram.com/andreabocelliofficial)

"Kita semua tidak anti terhadap seni! Kita tidak benci terhadap keindahan! Kita tidak benci terhadap lantunan suara merdu! Tapi ingat! Kalau lantunan suara merdu itu membuat telinga-telinga kami tuli terhadap tangisan anak-anak Gaza, maka kami menolak keindahan itu!" tutur Husein.

Massa aksi turut mengkritik keras dalih keuntungan ekonomi yang kerap dijadikan pembenaran dalam perhelatan konser tersebut.

"Kalau kemewahan, kesejahteraan kami dibangun di atas darah warga Palestina, kalau kesejahteraan kami didapatkan dengan menggadaikan, menjual persaudaraan kami untuk Palestina, maka ketahuilah, kami lebih memilih hidup menderita, lebih suka hidup sederhana sebagaimana warga Gaza bertahan berdekade-dekade dalam penderitaan!" ucap Husein.

Aksi di depan penjagaan ketat aparat kepolisian tersebut ditutup dengan penegasan sikap massa untuk terus mengawal penolakan terhadap figur mana pun yang dinilai menyokong penindasan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com