DKI Jakarta Angkat 15 PNS Disabilitas, Masih Ada 73 Kuota yang Belum Terisi

Rabu, 04 November 2026 | 17:34 WIB
DKI Jakarta Angkat 15 PNS Disabilitas. (dok. Pemprov DKI)
BACA 10 DETIK
  • Gubernur Pramono Anung melantik 3.418 PNS Pemprov DKI Jakarta di Balai Kota pada Rabu, 4 November 2026.
  • Sebanyak 15 penyandang disabilitas turut dilantik dan disebar ke berbagai organisasi perangkat daerah untuk mewujudkan birokrasi inklusif.
  • Alokasi formasi disabilitas sebenarnya mencapai 88 posisi, sehingga pemenuhan kuota tersebut ditargetkan dapat tercapai pada tahun mendatang.

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melantik 3.418 calon pegawai negeri sipil menjadi pegawai negeri sipil di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (4/11/2026).

Dari ribuan aparatur anyar yang dilantik oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, terdapat 15 penyandang disabilitas yang turut diambil sumpahnya.

“Hari ini Pemerintah DKI Jakarta melantik dari CPNS menjadi PNS untuk Pemprov DKI Jakarta yang berjumlah 3.418. Dan dari 3.418 tersebut 15 adalah disabilitas,” ujar Pramono.

Belasan abdi negara penyandang disabilitas tersebut kini ditempatkan menyebar ke hampir seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Penempatan lintas instansi ini dilakukan guna mendorong perwujudan birokrasi ibu kota yang semakin ramah dan inklusif.

Namun, jumlah pegawai berkebutuhan khusus yang resmi diangkat tahun ini belum mampu menyerap seluruh pagu formasi yang telah disediakan oleh pemerintah daerah.

Pramono Anung membeberkan bahwa ruang kerja yang semula dialokasikan bagi kelompok disabilitas sejatinya mencapai 88 posisi.

“Dari 15 disabilitas disebar hampir di semua OPD yang ada, saya sungguh berharap ke depan, ruang yang dialokasikan untuk disabilitas ada 88 formasi. Mudah-mudahan di tahun mendatang bisa terpenuhi,” beber eks Sekretaris Kabinet (Seskab) itu.

Target pemenuhan kuota tersebut menjadi asa besar Pemprov DKI Jakarta agar keterlibatan kelompok rentan dalam roda pemerintahan kian optimal di masa mendatang.

Keberhasilan belasan penyandang disabilitas menjadi abdi negara penuh ini sendiri dicapai melalui tahapan tempaan dan pelatihan intensif selama hampir dua tahun.

Melalui proses panjang tersebut, para pegawai baru ini diharapkan mampu membuktikan kompetensi terbaiknya dalam melayani segenap warga Jakarta.

“Saya menaruh harapan bahwa ASN Jakarta, terutama bagi yang muda-muda, bisa membawa angin perubahan untuk penguatan birokrasi yang ada di Jakarta,” pungkas Pramono.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com