Kodam Jaya Benarkan Prajurit dari Daerah Dikerahkan ke Jakarta, Pasukan Masih Standby

Rabu, 04 November 2026 | 19:57 WIB
Ilustrasi prajurit TNI. [Istimewa]
BACA 10 DETIK
  • Kodam Jaya dan Mabes TNI mengonfirmasi pengerahan prajurit dari berbagai daerah ke Jakarta pada hari Rabu, 4 November 2026.
  • Pengerahan pasukan dari tiga matra tersebut dilakukan sebagai langkah rutin untuk menjaga kesiapsiagaan satuan menghadapi situasi ibu kota.
  • Seluruh prajurit yang dikerahkan saat ini masih berstatus siaga di satuan masing-masing dan belum menerima penempatan tugas khusus.

Suara.com - Komando Daerah Militer (Kodam) Jakarta Raya membenarkan adanya pengerahan prajurit dari berbagai daerah ke wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya/Jayakarta Letkol Arh. Noor Iskak mengatakan, pengerahan prajurit ke wilayah Jakarta dilakukan dalam rangka kesiapsiagaan satuan.

“Seperti biasa, dalam rangka kesiapsiagaan satuan antisipasi Bangsit di Ibukota,” kata Noor saat dikonfirmasi, Rabu (4/11/2026).

Namun, Noor tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai tujuan spesifik dan jumlah prajurit yang dikerahkan dari tiga matra, yakni darat, udara, dan laut.

“Kegiatan ini rutin kita lakukan,” jelasnya.

Noor mengatakan, saat ini para prajurit masih berada di satuan masing-masing dan belum mendapatkan penempatan tugas.

“Belum (penempatan tugas), pasukan masih standby di satuan masing-masing,” ungkapnya.

Sebelumnya, Mabes TNI buka suara terkait kabar pengerahan prajurit dalam jumlah besar ke wilayah Jakarta.

“Pengerahan pasukan merupakan hal yang biasa dilakukan TNI untuk kesiapsiagaan,” kata Kapuspen Mabes TNI Mayjen Muhammad Nas saat dikonfirmasi, Rabu (4/11/2026).

Nas tidak menjelaskan secara rinci jumlah pasukan maupun tujuan spesifik pengerahan tersebut. Namun, ia meminta agar mobilitas prajurit itu tidak dikaitkan dengan isu lain.

”Nggak perlu dikaitkan dengan isu apapun,” tegas dia.

Nas mengatakan, pengerahan pasukan merupakan bagian dari pelaksanaan tugas negara. Menurutnya, TNI harus senantiasa siap melindungi bangsa dan negara.

“Karena TNI dituntut senantiasa siap siaga untuk melindungi segenap bangsa dan menjaga keutuhan NKRI, selalu siap melaksanakan tugas berpedoman perundang-undangan yg berlaku,” tandasnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com