- Joko Widodo menghadiri sidang dugaan fitnah ijazah palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis, 5 November 2026.
- Partai Solidaritas Indonesia mengunggah foto aksi dukungan ribuan masyarakat yang hadir di sekitar pengadilan secara langsung.
- Unggahan foto tersebut memicu tanda tanya warganet karena menampilkan poster bernada perlawanan terhadap Joko Widodo.
Suara.com - Sebuah poster bertuliskan "Kami Akan Lawan Terus Pak Jokowi" menjadi sorotan di tengah aksi dukungan terhadap Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri persidangan kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).
Poster tersebut terlihat dalam salah satu foto yang diunggah akun resmi Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Foto itu memperlihatkan seorang pria menutupi wajahnya menggunakan poster yang memuat kalimat bernada perlawanan terhadap Jokowi.
Keberadaan poster tersebut justru memunculkan tanda tanya.
Pasalnya, foto itu diunggah di tengah rangkaian dokumentasi aksi solidaritas yang dimaksudkan untuk menunjukkan dukungan kepada mantan Presiden RI tersebut.
Sejumlah warganet pun mempertanyakan maksud tulisan pada poster tersebut. Mereka bingung apakah pria dalam foto itu merupakan pendukung atau justru pihak yang menentang Jokowi.
"Doi ini pendukung apa musuhnya Pak Jokowi sih?" tulis salah satu komentar yang menyoroti foto tersebut.
Komentar lainnya juga mengingatkan agar tulisan pada poster dibaca dengan saksama. "Ini pendukung atau lawan sih, coba dibaca lagi pelan-pelan," demikian komentar warganet.
PSI Sebut Dukungan untuk Jokowi Mengalir Deras
Sebelumnya, akun resmi PSI mengunggah sejumlah pernyataan mengenai dukungan masyarakat kepada Jokowi yang hadir di PN Jakarta Timur.
Dalam unggahannya, PSI menyebut ribuan orang datang untuk memberikan simpati, solidaritas, dan dukungan moral.
"Dukungan untuk Pak Jokowi mengalir deras. Hari ini, di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Timur, ribuan orang datang dengan berbagai cara untuk menunjukkan simpati, solidaritas dan dukungan moral. Di bawah terik matahari, mereka bertahan," tulis akun @psi_id.
PSI juga menyampaikan pesan bahwa Jokowi tidak sendirian menghadapi perkara tersebut.
"Pesannya sederhana tapi tegas: Pak Jokowi tidak sendiri," lanjut PSI.
Jokowi hadir di PN Jakarta Timur untuk memberikan kesaksian dalam perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu.
Terdapat dua agenda pemeriksaan saksi yang dijadwalkan secara terpisah, masing-masing untuk terdakwa Roy Suryo dan dr. Tifa.
PSI menyebut kehadiran Jokowi merupakan bentuk pemenuhan panggilan sebagai saksi sekaligus penghormatan terhadap proses hukum yang sedang berjalan.
Unggahan tersebut ditutup dengan seruan dukungan, "Hidup Jokowi!!!" disertai emoji hati dan gajah.