NTB.Suara.com - Ketua umum partai Hanura Oesman Sapta Oedang mengungkap kegagalan partainya masuk ke parlemen pada pemilu 2019.
Pria yang akrab disapa Oso ini membongkar gerakan Wiranto menggagalkan Hanura untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) agar tidak bisa ikut dalam Pemilu 2019.
"Wiranto yang merusak ini semua, karena dia menggagalkan kita, dengan mengundang semua aparat, KPU, Bawaslu, Kumham, segala macam untuk menolak ini, partai ini untuk ikut serta dan menggagalkan. Cuman kita punya data dan dia sebagai Menko Polhukam saat itu. Dan terus terang saja saya masih sabar, saya masih menghormati dia sebagai pendiri, saya biarkan tapi kelewatan. Diundang semua orang itu datang, dan hanya Menkumham yang tidak datang. Menkumham yang mengeluarkan izin itu sendiri dan sah karena saya dipilih secara sah," cerita Oso di podcast Akbar Faisal Uncensored.
Oso mengungkap perubahan sikap Wiranto yang awalnya mendukung dirinya sebagai ketua umum Hanura karena ingin tetap sebagai ketua umum walaupun sudah menjadi Menkopolhukam.
"Dia meminta saya karena waktu itu tidak boleh rangkap jabatan untuk jadi menteri. Jadi itu harus dilepas, lepas kepada siapa, disitu saya diundang bicara, saya bilang saya mau, untuk kepentingan ini dan mendukung pak Wiranto untuk apapun. Tapi setelah tiba-tiba golkar menjadi menteri, tapi tidak melepas jabatannya sebagai ketua umum, dia menarik kembali ini dengan dalih saya membikin fakta integritas," kata Oso.
Pengusaha asal Kalimantan Barat ini menyayangkan gerakan Wiranto yang berdampak ke soliditas partai Hanura di pemilu. Sebagai pendiri partai Wiranto tidak seharusnya membuat gerakan yang merusak soliditas partai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok
-
9 Sunscreen untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat, Mudah Dibeli Online
-
Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat
-
Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta
-
Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera
-
Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis
-
Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta
-
Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok