“Ada menak, ada cacah, aya turunan ningrat, aya turunan cacah. Sehingga ada tingkatan bahasa,” jelasnya.
Akan tetapi, anggota DPR RI ini menyatakan, bahwa bahasa itu bukan kalimat 'maneh', bukan kalimat 'sia', bukan kalimat apa pun.
“(Bahasa) tergantung hati, hati kita. Jadi kalau pun bahasanya halus, ya, kalau hatinya benci, tetep aja nyelekit (menyakiti)," ujar Kang Dedi.
Sebaliknya, kata Kang Dedi, bahasa yang disebut kasar itu bisa berarti keakraban. Bahkan menjadi kata sayang.
Kang Dedi mengingatkan bahwa kata 'maneh' dipakai di beberapa wilayah untuk istri sebagai kesayangan, sebelum ada istilah 'bebeb' atau 'ayang'.
Juga pernah dipakai dalam sebuah lagu berjudul 'Potret Manehna' karya Nano S. Kata manehna ini untuk memanggil pujaan hati.
Walau begitu, Dedi Mulyadi mengkritik Sabil, lantaran 'maneh' tetap bisa debatable di sejumlah daerah. Apalagi bagi warga di wilayah Sunda Priangan, kata 'maneh' terkesan kasar bila disampaikan oleh warga kepada gubernur. (*)
Berita Terkait
-
Nganggur Gara-gara Ridwan Kamil, Sabil Jadi Job Seeker dan Akhirnya Ditampung Kang Dedi
-
Catat! Neng Tia dan Kembar Dida-Dedi Disiapkan Kang Dedi Jadi Bandar Rongsokan
-
Kang Dedi Mulyadi Datangi Sekolah Sabil, Satpam Sekolah Ungkap Sabil Ramah dan Disenangi Siswa
-
Nyi Hyang, Kang Dedi "Ayah" Duda Setia Dikerubiti Cewek Cantik
-
Berhenti Jadi Guru Gara-Gara Ridwan Kamil, Kang Sabil Diterima Jadi Fotografer Kang Dedi Mulyadi
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara