NTB.Suara.com - Pelatih Persebaya, Aji Santoso memuji penampilan Muhammad Iqbal pada pertandingan Persis Solo Vs Persebaya Surabaya. Iqbal berhasil mencetak dua gol untuk tim berjuluk Bajul Ijo.
Tapi eks pemain Liga 3 Korea Selatan itu belum berhasil membawa Persebaya mendapatkan tiga poin. Pasalnya kemenangan yang sudah didepan mata sirna karena Persis Solo berhasil mencetak gol pada penghujung pertandingan. Hasil akhir pertandingan adalah 3-3, Persis dan Persebaya harus berbagi angka.
Setelah pertandingan, Aji Santoso memberikan apresiasi pada Muhammad Iqbal. Menurut Coach Aji, pemain berusia 22 tahun itu tampil bagus dan cukup tajam di lini depan. Bahkan Coach Aji menyebut Iqbal sebagai pemain yang memiliki kualitas di atas rata-rata.
"Saya memang sangat apresiasi dengan pemain ini, pemain ini sebenarnya memiliki kualitas cukup bagus di atas rata-rata," ujar Aji Santoso dikutip dari laman resmi Liga 1.
Pelatih asal Malang itu menyayangkan karena Muhammad Iqbal bergabung dengan Persebaya di tengah musim.
Sebagai informasi Iqbal bergabung dengan Persebaya pada Januari 2023. Sebelumnya dia bermain di Liga 3 Korea Selatan dengan membela klub Chungbuk Cheongju FC.
"Hanya saja dia masuk ke Persebaya dalam kondisi setengah musim yang mana saya tidak tahu dia kesiapannya seperti apa," ujar Aji Santoso.
Tapi Muhammad Iqbal akhirnya membuktikan jika dirinya memang pantas untuk membela Persebaya Surabaya. Pemain asal Padang itu berhasil mencetak brace pada saat melawan Persis Solo (8/4/2023).
"Tapi dia main bagus dan bisa cetak brace, menurut saya pemain ini memiliki satu kemampuan yang cukup."
Baca Juga: Jenis-Jenis Penyakit yang Bisa Disembuhkan Ida Dayak, Nomor Satu Bukan Main
Selama berseragam Persebaya, Iqbal sudah bermain sebanyak 7 kali dan mencetak 2 gol. Dua gol tersebut menjadi modal baginya agar bisa terus bermain di Persebaya untuk musim depan.(M.iqbal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen
-
Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing
-
Lian, Ombak, dan Luka yang Disembunyikan: Review Jujur Novel Ingatan Ikan-Ikan
-
QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK