NTB.Suara.com - Tersangka kasus penipuan robot trading ATG yang dilakukan Wahyu Kenzo merembet ke berbagai publik figur.
Seperti Gus Miftah, yang diduga ikut tersebut dalam kasus pencucian uang lantaran pelelangan blangkon miliknya dimenangkan Wahyu Kenzo seharga Rp900 juta.
Hal ini bermula saat Gus Miftah pernah berhasil melelang blangkonnya seharga Rp200 juta pada Desember 2021 lalu.
Kemudian ulama kondang tersebut mengulanginya kembali dengan harapan bisa melebihi pada pelelangan blangkon yang pertama.
"Karena blangkon pertama saya terjual Rp200 juta, maka saat itu saya membuat harga terendah untuk bit, menawar Rp200 juta," ungkap Gus Miftah dikutip dari Suara.com, Sabtu (15/4/2023).
Walaupun pelelangan tersebut tidak dilakukan secara langsung, namun hal ini mengundang perhatian dari berbagai pihak. Akhirnya saat itu keluarlah nama Wahyu Kenzo yang berhasil menjadi pemenang dengan tawaran tertingginya.
Tersangka kasus penipuan robot trading ATG tersebut langsung mentransfer senilai Rp900 juta.
Belakangan saat ditemui, Gus Miftah mengaku bahwa uang hasil pelelangan tersebut langsung diperuntukkan buat amal.
Bahkan Gus Miftah mengaku bahwa uang lelang tersebut masih ditomboknya untuk diberikan kepada yang lebih membutuhkan.
Baca Juga: 5 Pelaku Kejahatan yang Malah Disanjung Karena Dinilai 'Good Looking'
"Dari Rp900 juta yang kita dapatkan.. saya keluarkan hampir Rp1,5 miliar, artinya saya nombok untuk charity (amal)," ungkap sahabat Deddy Corbuzier tersebut.
Melalui pernyataannya tersebut, Gus Miftah dibuat heran karena dianggap sebagai tindak pidana pencucian uang. Ia akhirnya mulai mendiskusikan terkait langkah apa yang akan ditempuh untuk orang-orang yang menuduhnya menikmati uang hasil dugaan penipuan Wahyu Kenzo. (Riadin Asy/*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Jam Pelarian Menantu Sadis: Drama Penangkapan Pembunuh Mertua di Mojokerto
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Liburan Tak Biasa di Jakarta: Sensasi Makan di Atas Katamaran Sambil Menyusuri Sungai Tahang
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Menelusuri Lorong Gelap Larung: Dari Hasrat hingga Sejarah yang Berdarah
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda