Tahun 2011
Ferrari 458 ITALIA: Harga Rp 4.300.000.000, Pajak Rp 88.150.000
Tahun 2012
Ferrari 458 ITALIA: Harga Rp 4.600.000.000, Pajak Rp 94.300.000
Tahun 2013
Ferrari 458 ITALIA: Harga Rp 4.900.000.000, Pajak Rp 100.450.000
Tahun 2014
Ferrari 458 ITALIA: Harga Rp 5.200.000.000, Pajak Rp 106.600.000
Tahun 2015
Ferrari 488 GTB: Harga Rp 5.450.000.000, Pajak Rp 111.450.000
Tahun 2016
Ferrari 488 GTB: Harga Rp 5.900.000.000, Pajak Rp 120.550.000
Tahun 2017
Ferrari 488 GTB: Harga Rp 6.300.000.000, Pajak Rp 129.150.000
Tahun 2018
Ferrari 488 GTB: Harga Rp 6.800.000.000, Pajak Rp 139.200.000
Tahun 2019
Ferrari 488 GTB: Harga Rp 7.200.000.000, Pajak Rp 147.600.000
Baca Juga: Rekonstruksi Pembunuhan Dosen UIN Raden Mas Said Surakarta, 22 Adegan Diperagakan di Tiga Lokasi
Tahun 2020
Ferrari 488 GTB: Harga Rp 7.600.000.000, Pajak Rp 156.000.000
Tahun 2021
Ferrari 488 GTB: Harga Rp 7.950.000.000, Pajak Rp 162.975.000
Selain pajak tahunan, pemilik mobil Ferrari di Indonesia juga perlu mematuhi aturan lalu lintas dan peraturan perpajakan. Pelanggaran peraturan tersebut dapat mengakibatkan denda yang signifikan. Beberapa contoh pelanggaran yang umum termasuk tidak membayar pajak tepat waktu, tidak memiliki asuransi, atau tidak memiliki surat izin mengemudi yang valid.
Denda yang dikenakan bisa bervariasi tergantung pada pelanggaran dan yurisdiksi tempat Anda tinggal. Pastikan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan peraturan perpajakan serta membayar pajak tepat waktu untuk menghindari denda yang tidak perlu. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
Terkini
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Begal Gambir dan Ironi Residivisme: Ketika Jalanan Terasa Lebih 'Menerima' Daripada Dunia Kerja
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang
-
Dari Jalanan ke Sawah, Kisah Petani Punk Gunungkidul yang Kini Pasok Dapur MBG
-
Minyakita Langka di Makassar? Bulog Buka Gerai Khusus di Pasar
-
Transforming Spaces with Canvas Prints: A Complete Guide
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry
-
BBRI Loyal Bagikan Dividen, Target Harga Saham Meroket
-
Rapat Internal Tertunda, Komisi II DPR Ungkap Ternyata RUU Pemilu Belum Ada Naskah Akademik