2009 - Sekarang: Logo Kontemporer
Pada tahun 2008, Performance Motorcycles SpA membeli merek Ducati dari TPG dan memberikan merek tersebut logo baru. Logo ini dirancang oleh Landor dari Milano, sebuah agen pemasaran terkemuka. Logo kontemporer ini mencerminkan semangat dan kegembiraan yang dapat ditanamkan sepeda motor Ducati pada pengendaranya.
Logo ini mempertahankan jenis huruf yang sama, tetapi mengubah bentuknya menjadi perisai segitiga berwarna merah dengan tepi melengkung. Garis putih ditambahkan di bagian tengah perisai, dan nama 'Ducati' ditulis dengan huruf kapital berwarna putih. Warna merah pada lambang melambangkan warna balap Italia, sementara garis putih melambangkan jalan berkelok-kelok, mencerminkan kecintaan terhadap olahraga dan perjalanan berkecepatan tinggi.
Evolusi logo Ducati mencerminkan perjalanan panjang merek ini dalam dunia sepeda motor. Dari logo yang rumit hingga logo yang sederhana dan kuat saat ini, setiap perubahan mencerminkan perubahan dalam industri sepeda motor dan perubahan identitas merek Ducati. Logo-logo ini adalah lebih dari sekadar gambar; mereka adalah simbol dari semangat dan kecintaan terhadap dunia sepeda motor. Mereka adalah wajah dari Ducati, sebuah merek yang telah menginspirasi penggemar sepeda motor di seluruh dunia.
Dengan logo kontemporer yang kuatnya, Ducati terus berkembang sebagai salah satu merek terkemuka dalam industri sepeda motor. Logo ini mencerminkan komitmen Ducati terhadap kualitas, inovasi, dan kecepatan. Dan dengan sejarahnya yang panjang dan prestasi di lintasan balap, Ducati tetap menjadi salah satu merek yang paling dihormati dalam dunia sepeda motor. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Lapor Polisi Usai Akun IG Diretas dan Dipakai Menipu, Ahmad Dhani Bakal Ganti Rugi Korban?
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
BRI dan Inklusi Keuangan: BRILink Agen Hadir di 66.450 Desa Seluruh Penjuru Tanah Air