NTB.Suara.com - Bek kanan Belanda, Kevin Diks Bakarbessy dikabarkan mau memperkuat Timnas Indonesia. Eks pemain kub Italia, Fiorentina, klub Belanda Feyenoord, hingga kini dikontrak klub Denmark, FC Copenhagen itu menyatakan menunggu lobi PSSI. Saat ini, Ketum PSSI adalah Erick Thohir.
Sebelumnya, Kevin Diks dikabarkan sempat menolak bergabung dengan Timnas Indonesia. Namun, belakangan dia mau berseragam Garuda.
“Dulu sempat menolak Timnas Indonesia karena ada alasan hal sendiri serta juga sedang fokus dengan karirnya di sana, kini kabarnya sang pemain berubah pikiran,” tulis akun Instagram @indonesiaabroad_ dikutip pada Kamis (21/9/2023).
Hasan Abdulgani, mantan Exco PSSI yang bertugas mengurusi pemain keturunan juga menyebutkan bahwa peluang Kevin Diks bergabung dengan Timnas Indonesia sangat besar.
“Shin Tae-yong lebih condong memilih Kevin Diks ketimbang Ragnar Oratmangoen,” kata dia.
Lantas bagaimana sebetulnya sikap Kevin Diks dengan tawaran untuk jadi WNI atau dinaturalisasi? Dalam salah satu obrolannya dengan Yussa Nugraha, dia menyatakan sebetulnya terbuka dengan tawaran untuk jadi WNI.
Diketahui, Yussa Nugraha adalah pemain Persis Youth yang pernah bermain di klub Belanda.
"Aku dengar kalau aku juga masuk radar mereka (PSSI)," kata dia katanya 3 tahun lalu.
Yussa menanyakan apakah mau bermain untuk Timnas Indonesiajika dapat undangan.
"Aku selalu mengatakan bahwa aku terbuka untuk itu. Tapi selama federasi tidak mendatangi atau mengontak aku, ya, aku nggak usah berpikir tentang itu," kata pemain keturunan Maluku dari garis ibu ini.
Pemain setinggi 1,82 meter itu mengaku sudah menyatakan kepada agennya bahwa Indonesia adalah asal-usulnya.
"Jadi aku tidak akan mengatakan tidak untuk itu (jadi WNI/ bela Timnas Indonesia). Tapi selama mereka ngga tanya aku nggak perlu jawab," katanya sambil tersenyum.
"Jadi kalau PSSI datang langsung jawab ya?" tanya Yussa.
"Mungkin iya," jawab Kevin.
Sekadar diketahui, Kevin Diks lahir di kota Aldoorn di Provinsi Gelderland, Belanda. Ibunya berdarah Maluku. Kakek dan neneknya asli Maluku yang sejak kecil sudah ke Belanda.
Berita Terkait
-
Pelatih Kirgistan Akui Kehebatan Dua Bek Jangkung Timnas Indonesia U24, Polesan Aji Santoso, Eks Persebaya
-
Duet Bek Timnas U24 dari Persija dan Persikabo Dipuji, Bung Binder: Gak Seperti Dulu Gampang Kemasukan Gol
-
Profil Hugo Samir, Arek Suroboyo Cetak Gol saat Debut Bersama Timnas Indonesia U24 di Asian Games
-
Top! Pemain Liga 2 dan Debutan Bawa Timnas Indonesia U24 Kalahkan Kirgistan 2-0, Erick Thohir: Rebut 16 Besar!
-
Timnas Indonesia Pakai Strategi Ala Jerman di Piala Dunia U-17?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Bukan Sekadar Anak Kiai, Indah Permatasari Ungkap Sisi Pemberontak di Film Ibadah dan Cinta
-
Biaya Lepas WNI Naik Jadi Rp5 Juta, Begini Reaksi Puan Maharani
-
Episode Gagal Bayar Korporasi RI Berlanjut
-
Literasi Digital: Keterampilan Baru yang Wajib Dimiliki Siswa
-
4 Fakta Situasi Terkini Mees Hilgers, Pelatih Sudah Angkat Tangan
-
Terowongan PLTA Meledak, 9 orang Tewas dan 27 Lainnya Terjebak di Pegunungan Himalaya
-
Di Balik Jendela KRL: Pelajaran yang Tak Pernah Diajarkan Dosenku di Dalam Kelas
-
Tarif Lepas WNI Rp5 Juta, Harusnya Fokus Kenapa Banyak Warga yang Ingin Lepas Kewarganegaraan
-
Apakah Setelah Pakai Viva Milk Cleanser Perlu Cuci Muka? Ini Panduan yang Benar
-
Dear Pemerintah, Kenapa Tidak Maksimalkan Program yang Sudah Ada?