Ilustrasi: Airbag. (Shutterstock)
Kesalahan airbag produksi Takata Corp kembali menyebabkan kecelakaan baru di Florida.
Airbag yang terpasang di Honda Civic model 2003 ini meledak dan menyebabkan sebuah besi dari dalam terpental mengenai leher pengendara.
Pascaoperasi pengangkatan benda tajam pada pasien, pihak rumah sakit menyebutkan bahwa airbag tersebut mengirimkan benda asing ke arah tubuh pasien.
Sementara itu Lembaga keselamatan lalu lintas Amerika Serikat (National Highway Traffic Safety Sdministration) menyebutkan pihaknya belum memutuskan apakah kecelakaan tersebut turut melibatkan pecahan dari airbag atau tidak.
"Belum dikonfirmasi apakah ini cacat yang baru atau tidak, namun kami berusaha keras untuk bisa langsung memeriksa airbag ini," kata Direktur Komunikasi NHTSA, Gordon Trowbridge.
Honda sendiri sudah menyiapkan tim investigasi.
"Honda sedang bekerja dengan perwakilan korban untuk mengetahui apakah kecelakaan tersebut juga melibatkan airbag atau tidak. Sampai pemeriksaan selesai Honda belum bisa memberikan komentar," kata juri bicara Honda, Chris Martin.
Sebelumnya, pada Maret Honda bahkan sudah memperluas penarikan kembali kendaraannya hingga 100 ribu unit di Amerika Serikat yang menggunakan airbag Takata.
"Kami akan bekerja sama dengan pihak Honda untuk mendapatkan faktanya dan kondisi saat terjadi kecelakaan,"kata juru bicara Takata.
Hingga kini, ada sekitar 25 juta unit kendaraan Honda yang menggunakan airbag Takata direcall sejak tahun 2008. Bahkan, sudah ada enam kejadian meninggal dunia akibat airbag Takata dan seluruhnya merupakan kendaraan merek Honda.
Airbag yang terpasang di Honda Civic model 2003 ini meledak dan menyebabkan sebuah besi dari dalam terpental mengenai leher pengendara.
Pascaoperasi pengangkatan benda tajam pada pasien, pihak rumah sakit menyebutkan bahwa airbag tersebut mengirimkan benda asing ke arah tubuh pasien.
Sementara itu Lembaga keselamatan lalu lintas Amerika Serikat (National Highway Traffic Safety Sdministration) menyebutkan pihaknya belum memutuskan apakah kecelakaan tersebut turut melibatkan pecahan dari airbag atau tidak.
"Belum dikonfirmasi apakah ini cacat yang baru atau tidak, namun kami berusaha keras untuk bisa langsung memeriksa airbag ini," kata Direktur Komunikasi NHTSA, Gordon Trowbridge.
Honda sendiri sudah menyiapkan tim investigasi.
"Honda sedang bekerja dengan perwakilan korban untuk mengetahui apakah kecelakaan tersebut juga melibatkan airbag atau tidak. Sampai pemeriksaan selesai Honda belum bisa memberikan komentar," kata juri bicara Honda, Chris Martin.
Sebelumnya, pada Maret Honda bahkan sudah memperluas penarikan kembali kendaraannya hingga 100 ribu unit di Amerika Serikat yang menggunakan airbag Takata.
"Kami akan bekerja sama dengan pihak Honda untuk mendapatkan faktanya dan kondisi saat terjadi kecelakaan,"kata juru bicara Takata.
Hingga kini, ada sekitar 25 juta unit kendaraan Honda yang menggunakan airbag Takata direcall sejak tahun 2008. Bahkan, sudah ada enam kejadian meninggal dunia akibat airbag Takata dan seluruhnya merupakan kendaraan merek Honda.
Komentar
Berita Terkait
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Jagoan Eropa Hadir untuk Hadang CB150R, Vixion dan MT-15: Harganya Pukul Telak Rival
-
6 Motor Murah Irit Bandel Bisa Dipakai Sejak Jadi Pelajar hingga Menjadi Mahasiswa
-
4 Pilihan Motor Listrik Honda Mei 2026, Jawab Masalah Harga BBM yang Makin Meroket
-
Rupiah Tembus Rp17.400: Mending Beli Honda BeAT, Genio, atau Scoopy Buat Ngantor?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125
-
Ekspor Timur Tengah Terdampak, Toyota Bikin 3 Pabrik di India