Suara.com - Toyota membukukan penjualan mobil di Jawa Tengah, selama triwulan pertama 2016 mencapai 4.818 unit dengan pangsa pasar 29,2%. Hal tersebut diungkap Vice President Director PT Toyota-Astra Motor Henry Tanoto.
"Dengan penjualan sebanyak itu, penjualan mobil Toyota di Jateng berkontribusi terhadap penjualan tingkat nasional sebesar 7%," ujarnya saat peresmian diler Nasmoco Pati, Senin (25/4/2016).
Sepanjang Januari-Maret 2016, kata dia, Toyota membukukan angka penjualan ritel secara nasional 85.625 unit dengan pangsa pasar 32,7%.
Penambahan titik jaringan layanan outlet resmi di Pati, diharapkan bisa membantu Toyota untuk mendongkrak penjualan serta memberikan kesempatan dan kemudahan bagi pelanggan untuk mengakses produk, teknologi, dan servis yang dihadirkan selama ini.
Managing Director Nasmoco Group, Fatrijanto mengaku, optimistis bisa mencapai target penjualan mobil selama setahun 26.850 unit karena tahun ini ada penambahan beberapa delaer baru, salah satunya di Kabupaten Pati.
Nantinya, kata dia, akan ada penambahan lagi di Kabupaten Demak, Klaten, dan Purbalingga. Dengan adanya penambahan diler baru di daerah, tambahnya, selain mendekatkan diri kepada masyarakat, tentunya menjadi ujung tombak mendongkrak penjualan kendaraan di daerah setempat guna mendukung pencapaian target penjualan selama setahun.
Selama 2016, Fatrijanto menuturkan, diler Nasmoco Pati ditargetkan bisa menjual 1.300 unit atau berkontribusi terhadap penjualan di Jateng sekitar 5%.
Dalam waktu sebulan terakhir, kata dia, Nasmoco Pati ternyata mampu menjual hingga 400-an unit kendaraan untuk konsumen yang tersebar di Kabupaten Pati, Blora, dan Rembang.
"Jika penjualannya semakin meningkat, tentunya memungkinkan adanya penambahan diler baru sehingga di masing-masing daerah tingkat penjualannya bisa ditingkatkan," ujarnya.
Sementara itu, Operation Manager Nasmoco Wilayah Utara, Pribadi Dian Nurcahyo mengatakan, penjualan mobil di wilayah Pati dan sekitarnya yang dalam sebulan mencapai 400-an unit masih didominasi mobil jenis Avanza mencapai 60%, selebihnya mobil jenis Agya, serta beberapa jenis kendaraan lainnya. Jelang Lebaran 2016, dia memprediksi penjualan bakal naik antara 15-20% dari penjualan sebelumnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte