Suara.com - Sebuah hasil penelitian Baum & Associates berhasil menghimpun berapa kenaikan harga kendaraan dari masing-masing pabrikan, sebagai dampak penetapan kebijakan pajak Trump. Menariknya, perusahaan Jaguan Land Rover dikabarkan akan mengalami peningkatan paling signifikan dari pemberlakukan kebijakan ini.
Masing-masing kendaraan diprediksi akan mengalami kenaikan lebih dari 17.000 dolar AS atau sekitar Rp226 jutaan. Lonjakan ini disebabkan pabrikan masih mengimpor semua komponen kendaraan.
Sedangkan Ford yang memiliki banyak model di Amerika Serikat, justru mengalami kenaikan harga yang aling sedikit. Masing-masing kendaraan akan dikenakan kenaikan 282 dolar AS atau kisaran Rp3 jutaan. Kemudian diikuti oleh General Motors dengan 995 dolar AS atau serupa dengan Rp13 jutaan per kendaraan.
Meskipun kenaikan harga cukup signifikan, tidak semua kendaraan Jaguar Land Rover dikenakan kenaikan 17.000 dolar AS di Amerika Serikat. Tampaknya, pabrikan tidak menyetujui atas keputusan untuk meningkatkan harga jual kendaraan dengan jumlah fantastis tersebut. Merea berencana mengurangi beban pajak yang akan dikenakan tersebut.
Penelitian tersebut memperkirakan, Volvo akan mengalami kenaikan harga rata-rata sekitar 7.600 dolar AS atau sama dengan Rp101 jutaan. Sedangkan Volkwagen sebesar 6.800 dolar AS atau kisaran Rp90 jutaan.
Kebijakan pajak ini dibuat Presiden Trump untuk mewujudkan janjinya saat kampanye, yakni menciptakan lapangan kerja lebih banyak bagi warga Amerika. Dampak lain dari kebijakan ini adalah beberapa mobil seperti Ford telah membatalkan rencana membangun pabrik di negara-negara tetangga. [Auto Guide]
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bisa Tembus 1000 KM Wuling Eksion Mulai Goda Konsumen Bekasi Lewat Teknologi Hybrid
-
Terpopuler: Aturan Ganjil Genap 14-15 Mei, Isi Garasi Seskab Teddy yang Berharta Rp20 M
-
Apa Itu Jalan Berbayar? Wacana Dedi Mulyadi Guna Hapus Pajak Kendaraan
-
LHKPN Terbaru Rilis! Harta Prabowo Makin Menjulang, Tapi Koleksi Mobil di Garasi Tetap Tenang
-
Harga Honda CBR250RR Mei 2026: Ada 6 Varian, Mana Paling Cuan?
-
Hyundai Disebut Diuntungkan Kebijakan Insentif EV Berbaterai Nikel, HMID Buka Suara
-
Mobil Listrik Changan Lumin Diganjar Harga Khusus di Indomobil Expo 2026
-
Aturan Ganjil Genap Resmi Dicabut, Cek Jadwal Lengkapnya
-
3 Kebiasaan di Motor yang Bisa Merusak Ponsel, Efeknya Jangka Panjang
-
Hampir 1500 Motor Diamankan, 99 Ribu Telah Diekspor: 5 Fakta Sindikat Curanmor Jaksel