Suara.com - Mercedes-Benz mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab mogoknya mobil Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Pabrikan asal Jerman itu masih memeriksa dan menganalisa mengapa hal itu dapat terjadi.
Mobil resmi Presiden Jokowi , S600 Guard, dikabarkan mogok dalam perjalanan pulang usai seremoni peresmian pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) Mempawah, Kalimantan, Sabtu (18/3/2017) kemarin.
Mercedes-Benz sendiri mengklaim belum dapat menginformasikan mengapa peristiwa itu bisa terjadi. Pasalnya, pemeriksaan hingga kini masih berlangsung.
"Kendaraan kini sedang dicek dan dianalisa oleh jaringan resmi kami," kata Department Manager Public Relations PT. Mercedes-Benz Distribution Indonesia Dennis A. Kadaruskan saat dihubungi Suara.com, Selasa (21/3/2017).
Dennis juga belum bisa memastikan adanya keteledoran pihak Istana dalam melakukan servis rutin kendaraan. Akan tetapi, Mercedes-Benz, menurutnya, selalu memberikan layanan penjualan dan purnajual berkualitas tertinggi untuk pelanggan perorangan, perusahaan, hingga presiden RI melalui jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Mercedes-Benz beberapa waktu ke belakang ini selalu menjadi penyuplai kendaraan kepresidenan dan kami berharap tetap menjadi penyuplai kendaraan dengan kualitas tertinggi," tutur dia.
Berita Terkait
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Takziah ke Rumah Duka, Jokowi Kenang Sosok Rachmat Gobel: Menteri yang Bekerja Keras
-
Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang
-
Hakim Kabulkan Sebagian Praperadilan Roy Suryo, Penangkapan Dinyatakan Tak Sah
-
Gerindra Santai Hadapi Safari Politik Jokowi, Pilih Fokus Kawal Program Prabowo
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air
-
The Odyssey: Hadir dengan Tema Kesetiaan dan Perjalanan Heroik yang Epik!
-
Kemlu Iran: Tidak Ada Negosiasi Damai dengan Amerika!
-
Masa Depan Bandara Kertajati di Tangan AHY
-
LG Perkuat Pembelajaran Berbasis Teknologi di SMK, Kelas Multimedia Berstandar Industri Hadir
-
Pangeran William dan Keir Starmer Sangat Kecewa Setelah Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026
-
Eks Jenderal TNI Jadi Bos Peruri, Ini Alasan BP BUMN
-
5 Cara Atasi Pompa Air Nyala Tapi Air Tidak Mau Naik, Gratis Tanpa Panggil Tukang Servis
-
Usai Dicek FBI, Don Ritto Berikut Tumpukan Emas dan Dolar Dilimpahkan ke Kejagung Besok!
-
Resmi! Iran Siap Angkat Senjata Melawan Amerika Serikat