Suara.com - Suara mobil listrik yang terlalu sunyi kerap dianggap membahayakan para pengguna jalan, terutama para pejalan kaki. Di Tokyo Motor Show 2017, Nissan menunjukkan solusi dari masalah tersebut menurut mereka: mobil listrik yang bisa 'bernyanyi'. Tokyo Motor Show 2017 berlangsung di Tokyo Big Sight, Jepang, 25 Oktober sampai 5 November mendatang.
Di pagelaran otomotif yang tahun ini bertema 'Beyond The Motor' tersebut, para pabrikan memamerkan berbagai inovasi dan visi mengenai kendaraan masa depan.
Salah satu dari sekian banyak inovasi yang dipamerkan Nissan, suara atau irama yang akan keluar dari mobil-mobil listrik mereka kelak demi alasan keamanan. Suara tersebut dimaksudkan agar para pengguna jalan bisa mengetahui keberadaan kendaraan sehingga lebih waspada.
Nissan menyebutnya sebagai 'Canto', bahasa latin yang berarti 'aku menyanyi'. Fitur Canto sendiri terdapat pada sport utility vehicle (SUV) konsep IMx yang menjalani debut global di pameran itu.
"Elemen penting 'Nissan Intelligent Mobility' adalah bagaimana kendaraan terintergrasi dengan lingkungan sekitar, dan komponen krusial tersebut adalah suara. 'Canto' dirancang khusus untuk menjaga keamanan para pejalan kaki, termasuk juga memberikan suara khas Nissan, sebuah suara berenergi dan lantang yang menjadi ciri khas merek dan menunjukkan keunikan posisi kami di antara mobil-mobil listrik lainnya," kata Executive Vice President for Global Marketing and Sales, Zero Emission Vehicle, and Battery Business Nissan Motor Corporation, Daniele Schillaci, seperti diterangkan dalam pernyataan pers yang diterima Suara.com, Jumat (27/10/2017).
Canto, menurut Schillaci, bekerja dengan mengeluarkan irama dan nada beragam saat akselerasi, deselerasi, maupun dalam kondisi mundur. Canto disetel untuk aktif pada kecepatan mulai 20-30 km/jam.
Nissan saat menghadirkan mobil listrik produksi massal pertama di dunia, yaitu Leaf, sudah memperkenalkan sistem suara sebagai peringkat pada pejalan kaki. Sistem suara tersebut mereka sebut sebagai 'Approaching Vehicle Sound for Pedestrians'.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza
-
4 Alasan NMAX Old Semakin Diburu Daripada Generasi Baru, Intip Harga Bekas Februari 2026