Suara.com - Seperti pada 2015 dan 2016, merek mobil Jepang masih perkasa menguasai 98 persen pasar mobil Indonesia pada 2017. Sisa 2 persen lainnya harus dibagi-bagi oleh pabrikan dari negara lain.
Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), mobil merek Jepang, secara total menjual 1.060.236 unit di Indonesia sepanjang 2017.
"Ada 13 merek Jepang di sini," ujar Ketua I Gaikindo, Jongkie D. Sugiarto, pada Paparan Proyeksi Industri Otomotif 2018 bersama Frost and Sullivan, Selasa (16/1/2018) kemarin di Jakarta.
Di sisi lain, ada 25 pabrikan dari AS, Korea Selatan, Eropa, Malaysia, Cina, dan India.
Total pasar mobil nasional untuk semua jenis mobil dan merek di sepanjang tahun lalu tercatat 1.079.534 unit. Ini berarti, merek-merek mobil dari "Negeri Sakura" hanya menyisakan 19.298 unit bagi pabrikan-pabrikan dari negara lain.
Pabrikan Eropa yang terdiri dari 13 merek secara total membukukan penjualan 7.078 unit pada tahun lalu, atau 0,66 persen pasar. Tiga pemain asal Cina mampu mendistribusikan 0,5 persen berkat volume 5.418 unit.
Empat pabrikan AS meraih volume 3.617 unit atau 0,34 persen pasar, sementara tiga pabrikan Korea Selatan membukukan penjualan 2.108 unit atau 0,2 persen pasar. Satu merek India, Tata, meraih transaksi jual-beli 1.065 unit atau 0,1 persen pasar. Mobil nasional Malaysia, Proton, hampir tak mendapatkan bagian sama sekali dengan hanya menjual 12 unit.
Berita Terkait
-
GAIKINDO Soroti Ketimpangan Stimulus Industri Otomotif dari Pemerintah
-
GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid
-
Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen
-
Diam-diam Pasar Mobil PHEV Meledak di 2026, Naik Nyaris 400 Persen
-
Posisi Honda sebagai Produsen Mobil Terbesar Global akan Digusur Suzuki
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
-
Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium
-
Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros
-
Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat
-
Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta