Suara.com - Di tengah belum stabilnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) membuat Agen Pemegang Merek (APM) mulai berpikir ulang terhadap harga produk. Meski begitu, PT Honda Prospect Motor (HPM) mengaku belum berencana untuk melakukan penyesuaian harga jual, khususnya untuk kendaraan yang diproduksi di Indonesia.
Jonfis Fandy, Direktur Penjualan dan Layanan Purna Jual, PT HPM mengatakan, saat ini pihak HPM masih mencermati nilai tukar Rupiah. Namun hal ini tidak serta-merta membuat HPM langsung menaikkan harga, karena memang harga dolar masih naik turun.
"Kami memang tidak pernah merespon langsung pergerakan kurs mata uang. Kalau memang sedang melemah, biasanya kami lakukan efisiensi dulu. Kalau tidak bisa, barulah dilakukan penyesuaian harga," ujar Jonfis Fandy, di sela pengumuman harga All New Brio, di Jakarta, Kamis (13/9/2018).
Namun, khusus untuk kendaraan yang diimpor utuh atau Completely Build-Up (CBU), penyesuaian harga sudah dilakukan oleh PT HPM. Beberapa kendaraan Honda yang diimpor utuh dari luar negeri seperti Honda Odyssey, Honda Civic hatchback, Honda Civic Type R, dan seluruh model sedan Honda.
"Untuk yang impor CBU, harganya sudah naik sekitar satu persen," tutur Jonfis Fandy.
Namun, Jonfis Fandy menambahkan, harga yang ada saat ini masih mungkin mengalami kenaikan. Hal ini menyusul penandatanganan aturan baru mengenai tarif impor oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
"Jadi kalau sampai diterapkan (tarif baru), saya sudah melihatnya. Seperti soal harga, atau segala macam. Akan tetapi detail untuk kenaikan harga seberapa besarnya belum ada," kata Jonfis Fandy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif