Suara.com - Ada beragam alasan yang dikeluarkan driver ojek online (ojol) saat menolak atau membatalkan customer. Tak hanya macet, motor mogok atau lokasi terlalu jauh, alasan yang diberikan seringkali membuat customer kesal.
Di media sosial kini tengah viral, curhatan seorang customer @Baroindra yang ditolak abang ojol dengan alasan sepele. Saat itu ia hendak melakukan perjalanan dari Purwokerto ke tempat yang berjarak 18 km.
Driver ojol pertama menghampirinya customer yang tak jauh darinya dengan jalan kaki. Ia minta customer membatalkan orderan dengan alasan macet.
Seketika itu pula customer langsung mencari driver ojol lainnya dan langsung diterima. Tapi ternyata driver tersebut merupakan teman dari driver pertama yang menolak orderan.
Saat customer sampai di pangkalan, driver ojol pertama menghasut driver ojol kedua. Ia mengatakan kalau jarak itu terlalu jauh dan dibumbui dengan ejekan.
Sempat membuat customer naik darah, untungnya driver ojol kedua mengabaikannya. Terbukti, jalanan yang semula disebut macet ternyata lancar jaya.
Customer pun penasaran kenapa driver ojol kedua mau mengantarkannya, padahal tadi temannya sudah memprovokasi untuk menolak orderan.
Jawaban bijaksana pun terlontar, driver ojol menganggap kalau orderan customer adalah rezeki. Tersentuh dengan jawaban itu, customer kemudian memberikan bonus untuk driver ojol yang telah berbaik hati.
Cerita customer tersebut pun memantik respons warganet. Tak sedikit dari mereka yang turut dibuat emosi dengan driver ojol pertama dan memberikan sindiran seperti ini.
Baca Juga: Komunitas Pengemudi Ojol Bagikan Takjil Kepada Petugas di Jalur Mudik
"Buat bapak-bapak yang nolak: Hahahaaa anyep tuh orderan," tulis @mordekev.
"Rasain tuh driver ojol yang cancel, tadinya ketawa jadi nangis," komen @vcupstured_.
Berita Terkait
-
5 Motor Paling 'Badak' yang Tahan Disiksa Tiap Hari, Cocok buat Ojol
-
Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%
-
Batas 8 Persen: Menyelamatkan Ojol atau Mengunci Jebakan Informalitas?
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8%, Ekonom Sebut Gojek dan Grab Bisa Bertahan Andalkan Ekosistem Digital
-
Driver Ojol Perempuan Menangis Haru Usai Dapat Tips Duit Segepok dari Turis Asing
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?
-
Plus Minus Pinang Honda Scoopy di 2026, Kenapa Skutik Ini Tetap Jadi Favorit Pengendara Wanita?
-
6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli
-
Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR