Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru saja meluncurkan aplikasi Uji Emisi Elektronik atau e-Uji Emisi yang bisa diunduh oleh smartphone Android. Selain bertujuan mempermudah masyarakat melakukan uji emisi kendaraan, nantinya data pengguna pada aplikasi ini bisa disambungkan dengan berbagai sistem terkait. Mulai potongan harga parkir, sampai tarif parkir, bahkan pajak kendaraan bermotor.
Well, berbincang soal parkir, nantinya kendaraan bermotor hingga bertenaga listrik di Jakarta akan dikenai tarif bervariasi. Begitu dipaparkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, seperti dikutip dari kantor berita Antara, Selasa (13/8/2019).
"Jadi parkir itu nanti akan ada variasi harga. Anda lolos uji emisi atau tidak, Anda menggunakan listrik atau tidak. Jadi bukan hanya melihat listriknya," katanya.
Lantas, ia menyebutkan bahwa perbedaan tarif parkir DKI Jakarta terkait dengan keinginan Pemimpin Provinsi DKI Jakarta dalam menciptakan Jakarta lebih bersih, dan lebih banyak warga menggunakan kendaraan umum.
"Bagi kami, makin banyak yang menggunakan kendaraan bebas emisi, itu makin baik. Makin banyak berkendaraan umum itu makin baik," tandas Anies Baswedan.
Dan ketika disinggung apakah penerapan tarif parkir berdasarkan uji emisi ini adalah ditujukan agar masyarakat membeli kendaraan listrik, ia tidak berkomentar dan menyebutkan tergantung pasar.
"Apakah nanti mau menyewa, apakah mau membeli, apakah mau apa mekanismenya, itu keputusan di level pribadi warga negara, kan kita enggak bisa mengatur," pungkasnya.
Baca Juga: Waduh, Ternyata Mejeng di Media Sosial Bisa Picu Depresi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
Terkini
-
Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal
-
5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM
-
Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan
-
Toyota Kucurkan Investasi Fantastis demi Percepat Produksi Mobil Listrik Terbaru
-
Terpopuler: Rekomendasi Mobil 7 Seater Jarang Rewel hingga yang Pajaknya Paling Irit
-
Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?
-
Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran
-
Bongkar Total Biaya 10 Tahun Kepemilikan Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat?
-
Berapa Saldo E-Toll yang Dibutuhkan dari Semarang ke Jakarta untuk Arus Balik? Ini Rinciannya
-
6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban