Suara.com - Sebagai pemegang rekor ekstrem: perempuan tercepat di dunia kategori jet darat supersonik, Jessi Combs membuat bangga kaumnya, sekaligus disegani kaum lelaki. Reputasinya yang paling diingat para penyuka otomotif adalah melejit bersama North American Eagle (NaE) Supersonic Speed Challenger.
Berlokasi di Gurun Alvord pada 9 Oktober 2013, ia merengkuh rekor perempuan tercepat di dunia dengan kecepatan 632 km per jam, serta kecepatan puncak atau top speed tembus 709 km per jam.
Dengan reputasi tadi, ia memecahkan rekor kecepatan di darat 496,492 km per jam yang dicetak Lee Breedlove bersama Spirit of America - Sonic 1 pada 1965.
Lantas, pada 7 September 2016, Jessi Combs melakukan pemecahan rekor dengan mengukir hasil kecepatan baru, yaitu 768,61 km per jam menggunakan andalan Other American Eagle.
Sayangnya, saat bersiap memecahkan rekor terbaru, Jessi Combs wafat di Gurun Alvord pada 27 Agustus 2019 atau tepat sebulan setelah ulang tahun ke-39, pada 27 Juli.
Seperti diwartakan oleh televisi ABC News, saat mempersiapkan jet daratnya, Jessi Combs mengunggah potret dirinya tengah berjalan ke arah tunggangannya itu. Ia menyatakan, "Orang menyebut saya gila, dan saya tanggapi dengan kalimat "terima kasih" (lengkap dengan emoticon senyum)."
Dalam kedukaan saat sheriff setempat memberikan pernyataan bahwa si tunggangan balap dan pilotnya mengalami nahas, dengan kondisi sang driver meninggal di lokasi, Terry Madden, kekasih Jessi Combs menyebutkan, "Dia tak pernah gagal."
Dan sang ibu, Nina Darrington, yang selalu hadir mendampingi serta membawa kamera agar bisa selalu memotret putrinya menyatakan bahwa siapapun yang mengenal Jessi Combs pasti tahu, betapa ia selalu mencoba sampai atas akhir dalam berprestasi.
Sejak kecil, seperti bisa dilihat lewat unggahannya di media sosial Instagram, Jessi Combs menaruh perhatian besar pada dunia otomotif, khususnya roda empat. Salah satu foto terkerennya adalah ketika berusia kurang dari 10 tahun dan duduk di pangkuan sang ayah, Jamie Combs, menyetir sebuah jip terbuka.
Baca Juga: Telah Terbit: Jadwal Tontonan Otomotif, Kalender F1 2020
"Masih ingat benar apa yang dikatakannya, pandangi jalan itu dan teruslah melaju lurus. Bila cenderung serong tak sesuai jalur, luruskan lagi. Teruslah seperti itu," kurang lebih demikian tulisan Jessi Combs.
Ia menyelesaikan kuliah di WyoTech untuk mata kuliah yang sangat menggiurkan bagi pencinta otomotif, yaitu Collision/Refinishing, Chassis Fabrication, Street RodFabrication, and Trim/Upholstery, dan mengantongi gelar di bidang Custom Automotive Fabrication.
Kuliah dan sukses meraih gelar dari kampus tempatnya menuntut ilmu, Jessi Combs menunjukkan minat pula dengan membangun mobil. Lantas di dunia profesional, ia adalah Juara Nasional Kelas Ultra Spesifikasi, Ultra 4 pada 2014 bersama Falken Tire. Pada 2016, juga merebut posisi pertama di King of the Hammers bersama tim Savvy Off Road di EMC Modified Class.
Jessi Combs juga sukses sebagai public figure di televisi yang membuat karya The List: 1001 Car Things To Do Before You Die, di AOL Autoblog Show, sebuah seri yang memenangkan penghargaan untuk kategori seri petualangan berlatar otomotif. Kesukaannya akan dunia mofikasi juga diakomodasi sebagai pembawa acara All Girls Garage on Velocity, yang ditayangkan kurun 2011 - 2014. Di acara ini ia berbincang dan mengenalkan para perempuan modifikator mobil baru sampai klasik. Lainnya adalah acara tak kalah seru: Extreme 4x4.
Selamat jalan, Jessi Combs.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi